6 Pengkhotbah Termasuk Pembakar Alquran Dilarang Masuk Denmark

Rabu, 03 Mei 2017 - 03:31 WIB
6 Pengkhotbah Termasuk...
6 Pengkhotbah Termasuk Pembakar Alquran Dilarang Masuk Denmark
A A A
COPENHAGEN - Denmark mengeluarkan daftar hitam berisi enam pengkhotbah asing, termasuk pendeta Amerika Serikat yang pernah membakar Alquran. Keenam pengkhotbah tersebut dilarang masuk ke Denmark selama dua tahun.

Enam pengkhotbah yang masuk daftar hitam didominasi pengkhotbah Muslim. Larangan dikeluarkan dengan alasan para pengkhotbah menyebarkan ceramah kebencian.

Enam tokoh agama itu antara lain pendeta Terry Jones asal Florida Amerika Serikat yang terkenal karena membakar Alquran, Salman al-Ouda dan Muhammad Al-Arifi, pengkhotbah asal Arab Saudi, Kamal El-Mekki asal Amerika Serikat, serta Mohammed Rateb al-Nabulsi dan Bilal Philips asal Kanada.

Kementerian Imigrasi dan Integrasi Denmark percaya bahwa daftar hitam tersebut memberi sinyal yang jelas bahwa pengembaraan para pengkhotbah fanatik akan merongrong demokrasi dan nilai-nilai fundamental kebebasan dan hak asasi manusia yang tidak bisa diterima di Denmark.

Menteri Imigrasi dan Integrasi Inger Stojberg menggemakan sentimen ini. ”Pemerintah tidak akan menerima pengkhotbah kebencian yang datang ke Denmark untuk memberitakan kebencian terhadap masyarakat Denmark,” katanya.

“Dan mengindoktrinasi pendengar untuk melakukan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak, menyebarkan gagasan kekhalifahan dan meremehkan nilai-nilai pendiri kita,” lanjut Stojberg, seperti dikutip dari Copenhagen Post, Rabu (3/5/2017).

”Jadi saya secara alami sangat senang, sekarang jelas bagi semua orang bahwa orang-orang ini tidak diterima di Denmark,” imbuh dia.

”Ada masalah prinsip yang menyatakan bahwa ada orang yang tidak kita inginkan di tanah Denmark, datang ke sini dan memberitakan kebencian. Kami tidak ingin orang-orang di sini jika mereka datang untuk memicu teror atau untuk memicu serangan atau kekerasan terhadap orang Yahudi dan homoseksual,” papar Stojberg.
(mas)
Berita Terkait
Dianggap Menggangu,...
Dianggap Menggangu, Parpol di Denmark Minta Adzan Dilarang
Denmark Diunggulkan...
Denmark Diunggulkan atas Tim Debutan Finlandia
Hasil Denmark Open 2022:...
Hasil Denmark Open 2022: Comeback Impresif, Jonatan Christie Atasi Lee Cheuk Yiu
Hasil Denmark Open 2021:...
Hasil Denmark Open 2021: Singkirkan Prannoy, Jonatan Christie Tantang Andalan Jepang di Babak Kedua
Hasil Denmark Open 2021:...
Hasil Denmark Open 2021: Disingkirkan Duet Thailand, Praveen Jordan/Melati Daeva Gagal ke Final
Youtuber Denmark Perbaiki...
Youtuber Denmark Perbaiki Jembatan Rusak di Wakatobi, Kades: Masih Layak Pakai
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
59 menit yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
2 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
4 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
5 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
6 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved