Korut Tantang Amerika Perang Nuklir Habis-habisan

Minggu, 23 April 2017 - 02:04 WIB
Korut Tantang Amerika...
Korut Tantang Amerika Perang Nuklir Habis-habisan
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) meluapkan kemarahannya dengan menantang Amerika Serikat (AS) untuk perang nuklir habis-habisan. Kemarahan Pyongyang muncul setelah AS mengumumkan kapal induk USS Carl Vinson akan tiba di Semenanjung Korea dalam hitungan hari.

Pengumuman soal pergerakan kapal induk bertenaga nuklir itu disampaikan Wakil Presiden AS Michael Richard "Mike" Pence saat berkunjung ke Australia pada Sabtu (22/4/2017). “Kapal induk akan tiba dalam hitungan hari,” kata Pence, yang telah membahas ancaman serangan nuklir Korut dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull.

Kapal induk yang membawa puluhan pesawat jet tempur itu dikirim menuju Laut Jepang, Semenanjung Korea di tengah kekhawatiran bahwa Korut akan menguji coba senjata nuklir untuk keenam kalinya.

Baca:
Korut Ancam Membom Nuklir Australia jika Ikuti Jejak AS

Kementerian Luar Negeri Korut dalam sebuah pernyataan menyuarakan kemarahan atas kenekatan AS mengirim kapal USS Carl Vinson.

”Sekarang kami memiliki kekuatan nuklir yang kuat untuk melindungi diri kami dari ancaman nuklir AS,” kata kementerian itu.

“Kami akan menanggapi tanpa sedikit pun keraguan untuk perang habis-habisan dan perang nuklir dengan gaya serangan nuklir kami, dan kami akan muncul sebagai pemenang di pertempuran terakhir dengan AS,” lanjut kementerian itu, seperti dilansir surat kabar Rodong Sinmun, semalam (22/4/2017).

Baca juga:
Cao de Benos: Korut Bisa Hancurkan Dunia Hanya dengan 3 Bom Nuklir


Rezim Kim Jong-un juga tidak akan ragu meluncurkan serangan pre-emptive jika diprovokasi AS. ”AS sekarang telah benar-benar marah, meprediksi DPRK dan mencapai sesuatu dengan (pesawat) pembom strategis nuklir, pembawa nuklir, dan lain-lain. Namun, tentara dan rakyat DPRK tidak akan pernah tergila-gila oleh prediksi,” imbuh kementerian itu.

”Di bawah situasi di mana AS melukai DPRK dengan kekuatan senjata, kami tidak memiliki (alasan) apapun untuk dijerat. DPRK akan menjawab langkah-langkah perang dan provokasi semacam itu dengan serangan pre-emptive terhadap gayanya sendiri dan perang besar.”
(mas)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
2 jam yang lalu
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
3 jam yang lalu
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
7 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
8 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
8 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
9 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved