Trump Tuding Iran Langgar Kesepakatan Nuklir Internasional

Jum'at, 21 April 2017 - 11:43 WIB
Trump Tuding Iran Langgar...
Trump Tuding Iran Langgar Kesepakatan Nuklir Internasional
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menuding Iran tidak menjaga semangat kesepakatan nuklir yang ditandatangani pada 2015 lalu. Trump melemparkan tudingan tersebut sebuah konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Italia Paolo Gentiloni.

"Mereka (pemerintah Iran) melakukan tindakan yang sangat merugikan terhadap sebuah kesepakatan yang ditandatangani, ini adalah kesepakatan yang mengerikan, seharusnya tidak ditandatangani," kata Trump seperti dikutip dari laman Xinhua, Jumat (21/4/2017).

Ketika ditanya oleh seorang reporter apakah Gedung Putih memiliki alasan untuk mencurigai bahwa Iran telah melanggar kesepakatan nuklir tersebut, Trump tampaknya mengabaikan pertanyaan itu, dengan hanya menjawab bahwa pemerintahannya sedang menganalisis kesepakatan nuklir 2015.

"Kita harus mengatakan sesuatu tentang hal itu di masa depan yang tidak terlalu jauh," kata Trump tanpa memberikan penjelasan lebih jauh.

Dalam sebuah surat kepada Ketua DPR Paul Ryan pada hari Selasa, Sekretaris Negara AS Rex Tillerson telah mendapatkan sertifikasi jika Iran akan mematuhi komitmennya beradasarkan kesepakatan nuklir 2015. Ini adalah sertifikasi pertama dari kepatuhan Iran yang dikeluarkan oleh pemerintah Trump. Seperti pendahulunya mantan Sekretaris Negara AS John Kerry, Tillerson diharuskan untuk mengirim sertifikasi setiap 90 hari.

Namun, Tillerson memberi tahu Kongres bahwa pemerintah Trump telah mengarahkan peninjauan penuh terkait kesepakatan nuklir 2015. peninjauan itu untuk mengevaluasi apakah sanksi lanjutan tersebut dilakukan atas kepentingan keamanan nasional AS.

Selama kampanyenya, Trump berulang kali mengkritik kesepakatan nuklir Iran, menyebutnya "kesepakatan terburuk yang pernah dinegosiasikan." Dia juga menyatakan akan memaksa Iran untuk kembali ke meja perundingan atau mengambil risiko kesepakatan tersebut dibatalkan.
(ian)
Berita Terkait
Trump Surati Pemimpin...
Trump Surati Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei, Desak Perundingan Nuklir
Oman bisa Jadi Penengah...
Oman bisa Jadi Penengah Perundingan Nuklir Baru Iran dan AS
Trump Ultimatum Netanyahu:...
Trump Ultimatum Netanyahu: Israel Jangan Serang Iran di Tengah Perundingan Nuklir!
Usai Perang, Iran Tetapkan...
Usai Perang, Iran Tetapkan Syarat Ketat untuk Lanjutkan Perundingan Nuklir
AS Tampar Iran dengan...
AS Tampar Iran dengan Sanksi Baru Tak Lama setelah Perundingan Nuklir
Trump Ancam Iran: Ada...
Trump Ancam Iran: Ada Konsekuensi Sangat Traumatis Jika Perundingan Nuklir Gagal
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
1 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
2 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
4 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
5 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved