AS: Rusia Sedang Coba Menyelamatkan Wajah Mereka
Rabu, 12 April 2017 - 16:44 WIB
AS: Rusia Sedang Coba Menyelamatkan Wajah Mereka
A
A
A
NEW YORK - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley menyatakan, Rusia sedang berusaha untuk menyelamatkan wajah mereka di dunia internasional terkait dengan Suriah. AS, lanjut Haley, berusaha untuk membantu Rusia melakukan itu.
Haley, yang berbicara saat melakukan wawancara dengan CNN mengatakan, Presiden Suriah Bashar al-Assad benar-benar telah mencoreng wajah Rusia dengan tindakannya, dan Rusia menyadari hal itu. Oleh karena itu, Rusia berusaha sebaik mungkin untuk menutupi hal tersebut, dan pelan-pelan mencari cara untuk menyelamatkan wajah mereka.
"Saya rasa mereka sedang gugup. Saya berpikir mereka mereka seolah-olah telah dilemahkan oleh tindakan Assad, dan mereka mencoba menutupi hal tersebut," kata Haley dalam wawancara itu, seperti dilansir UNIAN pada Rabu (12/4).
"Mereka menyadari masyarakat internasional tidak tertipu oleh itu. Dan, mereka sekarang harus mencari cara untuk menyelamatkan wajah mereka. Kami memberikan mereka semua opsi untuk menyelamatkan wajah mereka," sambungnya.
Sebelumnya, pemerintahan Presiden Donald Trump menuduh Rusia mencoba untuk melindungi pemerintah Suriah dari tudingan serangan gas mematikan. Seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan, pemerintah Assad telah melakukan serangan gas sarin pada 4 April kepada warga sipil di provinsi Idlib, Suriah. Serangan itu dilakukan untuk menekan kemajuan kelompok pejuang di daerah.
Namun, Rusia membela pemimpin Suriah terhadap tuduhan AS itu dengan mengatakan tidak ada bukti. Rusia lantas menyalahkan kelompok pejuang Suriah.
Haley, yang berbicara saat melakukan wawancara dengan CNN mengatakan, Presiden Suriah Bashar al-Assad benar-benar telah mencoreng wajah Rusia dengan tindakannya, dan Rusia menyadari hal itu. Oleh karena itu, Rusia berusaha sebaik mungkin untuk menutupi hal tersebut, dan pelan-pelan mencari cara untuk menyelamatkan wajah mereka.
"Saya rasa mereka sedang gugup. Saya berpikir mereka mereka seolah-olah telah dilemahkan oleh tindakan Assad, dan mereka mencoba menutupi hal tersebut," kata Haley dalam wawancara itu, seperti dilansir UNIAN pada Rabu (12/4).
"Mereka menyadari masyarakat internasional tidak tertipu oleh itu. Dan, mereka sekarang harus mencari cara untuk menyelamatkan wajah mereka. Kami memberikan mereka semua opsi untuk menyelamatkan wajah mereka," sambungnya.
Sebelumnya, pemerintahan Presiden Donald Trump menuduh Rusia mencoba untuk melindungi pemerintah Suriah dari tudingan serangan gas mematikan. Seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan, pemerintah Assad telah melakukan serangan gas sarin pada 4 April kepada warga sipil di provinsi Idlib, Suriah. Serangan itu dilakukan untuk menekan kemajuan kelompok pejuang di daerah.
Namun, Rusia membela pemimpin Suriah terhadap tuduhan AS itu dengan mengatakan tidak ada bukti. Rusia lantas menyalahkan kelompok pejuang Suriah.
(esn)