AS, Jepang, Korsel Bahas Ancaman Terbaru Korut

Kamis, 06 April 2017 - 12:28 WIB
AS, Jepang, Korsel Bahas...
AS, Jepang, Korsel Bahas Ancaman Terbaru Korut
A A A
SEOUL - Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) sepakat untuk melanjutkan penyebaran sistem pertahanan rudal canggih THAAD. Kesepakatan ini terjadi sehari setelah uji peluncuran terbaru Korea Utara (Korut) yang mengundang kecaman dari seluruh wilayah yang bergejolak itu.

Penasehat keamanan nasional Trump, H.R. McMaster, sepakat dengan koleganya dari Korsel untuk melanjutkan penyebaran sistem pertahanan rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) di Korsel. Kesepakatan tersebut terjadi melalui sambungan telepon, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (6/4/2017).

Korsel dan AS mengatakan tujuan utama dari penyebaran sistem rudal tersebut adalah untuk mempertahankan diri terhadap peluncuran rudal dari Korut. Namun, Cina mengatakan sistem radar yang kuat bisa menembus ke dalam wilayahnya. Meski begitu, AS telah menyebarkan elemen pertama dari sistem pertahanan anti rudal canggih itu di Korsel.

Para pejabat Korsel mengatakan McMaster berbicara dengan rekannya di Seoul, Kim Kwan-jin, pada Kamis pagi untuk membahas peluncuran rudal Korut dan pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping.

"Kedua belah pihak sepakat untuk mengejar rencana untuk secara substansial memperkuat sanksi dan tekanan masyarakat internasional terhadap Korut. Keduanya sepakat untuk mendorong penyebaran THAAD oleh pasukan AS di Korea," bunyi pernyataan Istana Presiden Korsel.

Sementara itu, dalam pembicaraan melalui telepon dengan Trump, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan bahwa kedua pemimpin sepakat bahwa peluncuran rudal balistik terbaru Korut adalah provokasi berbahaya dan ancaman serius.

Kepada wartawan, Abe mengatakan ia akan menantikan bagaimana reaksi China menanggapi Pyongyang setelah Xi Jinping bertemu Trump di resort pribadi pemimpin AS itu , Mar-a-Lago, di Florida.

Dalam komentar singkat yang disiarkan televisi secara nasional, Abe juga mengatakan Trump telah mengatakan kepadanya semua pilihan berada di meja.
(ian)
Berita Terkait
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
AS Koordinasikan Sanksi...
AS Koordinasikan Sanksi Korea Utara dengan Sekutu Asia
Hadapi Ancaman 3 Negara,...
Hadapi Ancaman 3 Negara, Korea Utara Tes Sistem Senjata Nuklir Bawah Air
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Gelar Pertemuan, AS...
Gelar Pertemuan, AS dan Sekutunya Cari Cara Kendalikan Nuklir Korut
AS-Jepang-Korsel Ancam...
AS-Jepang-Korsel Ancam 'Keroyok' Korut Jika Uji Coba Nuklir
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
20 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Pakistan Kembangkan...
Pakistan Kembangkan Rudal Canggih Jadi Ancaman bagi AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved