Putin Pertimbangkan Tempatkan Tentara Rusia di Antartika
Jum'at, 31 Maret 2017 - 19:04 WIB
Putin Pertimbangkan Tempatkan Tentara Rusia di Antartika
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengerahkan tentara ke wilayah Antartika. Pertimbangan itu muncul saat Putin melakukan pertemuan dengan Dewan Keamanan Rusia.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menuturkan, dalam pertemuan tersebut terdapat pembahasan yang cukup mendalam mengenai rencana pengerahan tentara Rusia ke wilayah Kutub Utara. Selain itu, muncul juga pembahasan mengenai pembangunan infranstuktur militer di wilayah tersebut.
"Sebuah pertukaran pandangan cukup rinci berlangsung pada isu-isu kehadiran militer Rusia di Kutub Utara dan pengembangan infrastruktur yang sesuai," kata Peskov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (31/3).
Sebelumnya,Putin memperingatkan penyebaran sistem rudal canggih Amerika Serikat (AS) di Alaska bisa menjadi ancaman serangan nuklir terhadap Rusia. Putin berjanji, Rusia tidak akan mundur dari ancaman dan akan merespons.
”AS, tetangga kita di Kutub Utara, mengembangkan kegiatan militer mereka, yang dalam pandangan kami merupakan ancaman bagi kami (Rusia),” kata Putin.
Pemimpin Kremlin ini menegaskan Rusia akan terus membangun kekuatan militernya untuk menghadapi penyebaran sistem rudal canggih AS di Alaska dan Eropa. Menurut Putin, sistem rudal pertahanan AS adalah salah satu masalah yang paling serius di zaman modern.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menuturkan, dalam pertemuan tersebut terdapat pembahasan yang cukup mendalam mengenai rencana pengerahan tentara Rusia ke wilayah Kutub Utara. Selain itu, muncul juga pembahasan mengenai pembangunan infranstuktur militer di wilayah tersebut.
"Sebuah pertukaran pandangan cukup rinci berlangsung pada isu-isu kehadiran militer Rusia di Kutub Utara dan pengembangan infrastruktur yang sesuai," kata Peskov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (31/3).
Sebelumnya,Putin memperingatkan penyebaran sistem rudal canggih Amerika Serikat (AS) di Alaska bisa menjadi ancaman serangan nuklir terhadap Rusia. Putin berjanji, Rusia tidak akan mundur dari ancaman dan akan merespons.
”AS, tetangga kita di Kutub Utara, mengembangkan kegiatan militer mereka, yang dalam pandangan kami merupakan ancaman bagi kami (Rusia),” kata Putin.
Pemimpin Kremlin ini menegaskan Rusia akan terus membangun kekuatan militernya untuk menghadapi penyebaran sistem rudal canggih AS di Alaska dan Eropa. Menurut Putin, sistem rudal pertahanan AS adalah salah satu masalah yang paling serius di zaman modern.
(esn)