London Diserang Teroris, Para Muslimah Bentuk Rantai Manusia

Senin, 27 Maret 2017 - 18:20 WIB
London Diserang Teroris,...
London Diserang Teroris, Para Muslimah Bentuk Rantai Manusia
A A A
LONDON - Para Muslimah berkumpul membentuk rantai manusia di lokasi serangan teror di Westminster Brigde, London. Mereka bersatu untuk menunjukkan solidaritas dengan korban serangan teroris.

Mengenakan busana biru sebagai simbol harapan, para perempuan itu mengatakan bahwa ada emosi yang ”luar biasa” saat mereka berdiri di jembatan di mana puluhan pejalan kaki ditabrak tersangka teroris Khalid Masood, 52, pada Rabu pekan lalu.

Mereka membentuk rantai manusia dengan berpegangan tangan selama lima menit saat jam di menara Big Ben berdentang pada pukul 16.00, kemarin.

Aksi rantai manusia para Muslimah yang juga diikuti para perempuan dari berbagai latar belakang itu digelar oleh Women's March On London.

Tiga warga sipil tewas dan banyak lainnya luka-luka setelah Masood menabrakkan mobil yang dia kemudian di trotoar Westminster. Setelah itu, Masood menyerbu kompleks parlemen Inggris dan menikam petugas polisi, Keith Palmer, dengan pisau hingga tewas. Masood ditembak mati oleh polisi setelah beraksi.

“Perasaan apa yang terjadi di sini Rabu lalu benar-benar kuat,” kata Fariha Khan, 40, asal Surbiton, yang mengikuti aksi rantai manusia.

”Kami pikir orang-orang biasa yang ada di sini dan tertunduk ke bawah, berdiri di sini seperti ini, itu sangat luar biasa,” katanya lagi, seperti dikutip Daily Mirror, Senin (27/3/2017).

Dia bergabung dengan para Muslimah lainnya untuk mengecam serangan kekerasan dan berdiri melawan terorisme.

“Ketika serangan terjadi di London, itu adalah serangan pada saya,” kata Sarah Waseem, 57, peserta aksi rantai manusia lainnya yang berasal dari Surrey.

”Ini adalah serangan terhadap kita semua. Islam benar-benar mengutuk kekerasan apapun. Ini adalah kekejian bagi kami,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
10 menit yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
2 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
3 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
3 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
4 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved