Teror London Tak Pengaruhi Proses Brexit

Kamis, 23 Maret 2017 - 20:54 WIB
Teror London Tak Pengaruhi...
Teror London Tak Pengaruhi Proses Brexit
A A A
LONDON - Juru Bicara Perdana Menteri Inggris Theresa May menyatakan, teror yang terjadi di London tidak mempengaruhi proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE), atau yang disebut juga dengan Brexit. Inggris akan tetap memulai proses Brexit pada pekan depan.
Berbicara saat menggelar jumpa wartawan di London, juru bicara May mengatakan, Parlemen Inggris saat ini sudah kembali bekerja. Oleh karena itu, proses Brexit akan berlanjut seperti yang sudah dijadwalkan.
"Apa yang Perdana Menteri tegaskan adalah Westminster sudah kembali berjalan saat ini, negara juga akan melakukan hal serupa, dan tidak ada niat untuk menunda (Brexit)," kata juru bicara May, seperti dilansir Reuters pada Kamis (23/3).
Dia kemudian mengatakan, sejak serangan terjadi, pemimpin Inggris telah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Prancis Francois Hollande dan Perdana Menteri Rumania Sorin Grindeanu, dan dalam waktu dekat May akan melakukan pembicaraan dengan pemimpin dunia lainnya.
Proses Brexit sendiri diperkirakan akan membutuhkan waktu dua tahun. Mulai pekan depan, Inggris dan UE akan terlibat dalam negosiasi panjang mengenai mekanisme keluarnya Inggris dari UE. Selain itu, kedua pihak juga akan terlibat negosiasi mengenai hubungan kerjasama antara Inggris dan UE paska Brexit.
Proses ini sendiri diperkirakan akan menimbulkan goncangan, bukan hanya untuk Inggris dan untuk negara UE. Hal ini dikarenakan, sejak UE berdiri enam dekade lalu, belum pernah ada satupun negara anggota UE yang mengaktifkan pasa 50 UE, sebagai tanda keluarnya salah satu negara dari UE.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
44 menit yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
1 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
2 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
3 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved