Gedung Putih Pastikan Trump Hadiri Pertemuan Puncak NATO
Rabu, 22 Maret 2017 - 11:59 WIB
Gedung Putih Pastikan Trump Hadiri Pertemuan Puncak NATO
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menghadiri pertemuan puncak para pemimpin negara-negara NATO pada 25 Mei mendatang di Brussels. Begitu pernyataan yang dikeluarkan Gedung Putih.
"Presiden Trump berharap untuk bertemu dengan rekan-rekan NATO-nya untuk menegaskan kembali komitmen kuat kami kepada NATO, dan untuk membahas isu-isu penting aliansi, terutama pembagian tanggung jawab sekutu dan peran NATO dalam memerangi terorisme," bunyi pernyataan Gedung Putih seperti dikutip dari Reuters, Rabu (22/3/2017).
"Trump akan menyambut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg ke Gedung Putih pada 12 April untuk membahas bagaimana memperkuat aliansi guna mengatasi tantangan keamanan nasional dan internasional," tambah pernyataan itu.
Kunjungan Trump akan memberinya kesempatan untuk menekankan pendapatnya mengapa NATO sebagai sekutu AS perlu meningkatkan anggaran pertahanan guna membantu meringankan beban payung keamanan.
Trump telah membuat sekutu Eropanya gelisah dengan tuntutannya bahwa mereka harus meningkatkan pengeluaran pertahanan. Ia juga mengumbar pernyataan untuk membangun aliansi dengan Rusia untuk melawan militan ISIS.
"Presiden Trump berharap untuk bertemu dengan rekan-rekan NATO-nya untuk menegaskan kembali komitmen kuat kami kepada NATO, dan untuk membahas isu-isu penting aliansi, terutama pembagian tanggung jawab sekutu dan peran NATO dalam memerangi terorisme," bunyi pernyataan Gedung Putih seperti dikutip dari Reuters, Rabu (22/3/2017).
"Trump akan menyambut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg ke Gedung Putih pada 12 April untuk membahas bagaimana memperkuat aliansi guna mengatasi tantangan keamanan nasional dan internasional," tambah pernyataan itu.
Kunjungan Trump akan memberinya kesempatan untuk menekankan pendapatnya mengapa NATO sebagai sekutu AS perlu meningkatkan anggaran pertahanan guna membantu meringankan beban payung keamanan.
Trump telah membuat sekutu Eropanya gelisah dengan tuntutannya bahwa mereka harus meningkatkan pengeluaran pertahanan. Ia juga mengumbar pernyataan untuk membangun aliansi dengan Rusia untuk melawan militan ISIS.
(ian)