Bolton: Demi Pilpres, Trump Mungkin Keluarkan AS dari NATO
Senin, 17 Agustus 2020 - 15:46 WIB
loading...
Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton menuturkan, demi pemilihan presiden (pilpres) Donald Trump mungkin akan menarik mundur AS dari NATO. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Mantan Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) , John Bolton menuturkan, demi pemilihan presiden (pilpres) Donald Trump mungkin akan menarik mundur AS dari NATO. Ini, jelas Bolton, dilakukan untuk menarik simpati masyarakat, agar dia dapat terpilih kembali.
Dalam sebuah wawancara dengan harian Spanyol, La Razon, Bolton mengatakan bahwa langkah kejutan Trump, yang mungkin akan diambil pada bulan Oktober, sangat nyata di depan mata. ( Baca juga: Trump Beri Waktu ByteDance 90 Hari untuk Jual Aset TikTok di AS )
"Apakah dia akan mengadakan pertemuan puncak keempat dengan pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong Un untuk menyatakan perdamaian di Semenanjung Korea dan mengakhiri program senjata nuklir mereka? Bukan, itu tidak akan terjadi, tetapi dia akan menyatakannya," ucap Bolton.
"Mungkinkah dia memutuskan untuk menarik mundur semua pasukan AS dari Afghanistan, bahkan sebelum pemilihan? Bisakah dia mengatakan dia akan mundur dari NATO," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (17/8/2020).
Bolton kemudian mengatakan, dia tidak akan memilih Trump atau Joe Biden. Dia mengklaim, Trump tidak memahami pokok bahasan dari banyak kesepakatan yang dia tanda tangani, tetapi hanya mengandalkan firasatnya untuk membuat pilihan politik. ( Baca juga: Pengamat Ungkap Alasan Biden Bisa Jegal Trump di Pilpres AS )
Trump menyatakan minat untuk menarik diri dari NATO selama kampanye presiden 2016, tetapi setelah pelantikannya, dia mengatakan bahwa AS akan melindungi sekutunya jika Pasal V diminta. Pada 2018, Trump dilaporkan beberapa kali menyebutkan dalam pembicaraan pribadi bahwa dia ingin AS mundur dari aliansi itu.
Dalam sebuah wawancara dengan harian Spanyol, La Razon, Bolton mengatakan bahwa langkah kejutan Trump, yang mungkin akan diambil pada bulan Oktober, sangat nyata di depan mata. ( Baca juga: Trump Beri Waktu ByteDance 90 Hari untuk Jual Aset TikTok di AS )
"Apakah dia akan mengadakan pertemuan puncak keempat dengan pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong Un untuk menyatakan perdamaian di Semenanjung Korea dan mengakhiri program senjata nuklir mereka? Bukan, itu tidak akan terjadi, tetapi dia akan menyatakannya," ucap Bolton.
"Mungkinkah dia memutuskan untuk menarik mundur semua pasukan AS dari Afghanistan, bahkan sebelum pemilihan? Bisakah dia mengatakan dia akan mundur dari NATO," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (17/8/2020).
Bolton kemudian mengatakan, dia tidak akan memilih Trump atau Joe Biden. Dia mengklaim, Trump tidak memahami pokok bahasan dari banyak kesepakatan yang dia tanda tangani, tetapi hanya mengandalkan firasatnya untuk membuat pilihan politik. ( Baca juga: Pengamat Ungkap Alasan Biden Bisa Jegal Trump di Pilpres AS )
Trump menyatakan minat untuk menarik diri dari NATO selama kampanye presiden 2016, tetapi setelah pelantikannya, dia mengatakan bahwa AS akan melindungi sekutunya jika Pasal V diminta. Pada 2018, Trump dilaporkan beberapa kali menyebutkan dalam pembicaraan pribadi bahwa dia ingin AS mundur dari aliansi itu.
(esn)
Lihat Juga :