Sebut Kritikus Orang Gila, Duterte Sumpah Habisi Raja Narkoba Terakhir

Senin, 20 Maret 2017 - 17:55 WIB
Sebut Kritikus Orang...
Sebut Kritikus Orang Gila, Duterte Sumpah Habisi Raja Narkoba Terakhir
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte meledek para anggota parlemen Eropa yang mengkritik perang melawan narkoba di Filipina dengan sebutan “orang gila”. Duterte bersumpah semua gembong narkoba hingga raja narkoba yang terakhir tewas.

Komentar Duterte ini muncul setelah Parlemen Eropa mengeluarkan resolusi pada pekan lalu yang mengutuk tingginya jumlah pembunuhan di luar hukum dalam perang melawan narkoba di Filipina.

”Saya tidak mendapatkan orang gila ini. Mengapa Anda mencoba untuk memaksakan pada kami? Mengapa Anda tidak keberatan pada bisnis Anda sendiri,” kata Duterte, terkenal dengan umpatan kasar terhadap para pengkritiknya.

“Mengapa Anda harus f**k dengan kami, sialan,” lanjut Duterte, seperti dikutip AFP, Senin (20/3/2017).

Duterte, yang mulai menjabat sebagai presiden Filipina pada pertengahan tahun lalu, telah mengawasi perang melawan narkoba yang diluncurkan oleh Kepolisian Filipina.

Polisi Filipina telah melaporkan, lebih dari 2.500 orang telah tewas selama perang melawan narkoba berlangsung. Tapi, kelompok-kelompok HAM mengatakan telah ada lebih dari 5.000 kasus kematian lainnya yang terkait dengan perang melawan narkoba.

Amnesty International dan Human Rights Watch telah memperingatkan Duterte soal dugaan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, di mana polisi Filipina diduga menjalankan squad maut secara anonim dalam perang tersebut.

Dalam pidato hari Minggu malam, Duterte memperingatkan bahwa perang melawan narkoba akan jalan terus dan lebih banyak orang akan terbunuh. ”Lebih banyak orang akan tewas. Saya bilang saya tidak akan berhenti. Saya akan terus sampai raja obat bius (narkoba) terakhir di Filipina tewas,” ujar Duterte.
(mas)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
28 menit yang lalu
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
1 jam yang lalu
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
2 jam yang lalu
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
3 jam yang lalu
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
4 jam yang lalu
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved