Bertanggung Jawab Atas Pembantaian Srebenica, Erdogan Sebut Belanda Teroris

Rabu, 15 Maret 2017 - 12:59 WIB
Bertanggung Jawab Atas...
Bertanggung Jawab Atas Pembantaian Srebenica, Erdogan Sebut Belanda Teroris
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan menuduh Belanda negara teroris dan memiliki karakter yang busuk. Erdogan pun menyatakan akan memobilisasi negara Islam untuk melawan xenophobia, rasisme, dan Islamophobia.

Berbicara di sebuah konferensi medis di Ankara, Erdogan menuduh Belanda bertanggung jawab atas pembantaian Srebrenica selama Perang Bosnia pada 1995. Penjaga perdamaian Belanda dituduh membiarkan pasukan Serbia Bosnia membunuh hingga 8.000 Muslim Bosnia di kota yang dianggap PBB sebagai "daerah aman."

"Kami tahu Belanda dan karakter orang Belanda dari pembantaian Srebrenica. Kami tahu betapa busuk karakter mereka dari pembantaian 8.000 warga Bosnia. Tidak ada yang boleh mencoba memberikan kami pelajaran tentang moralitas, terlebih mereka yang tangannya berlumuran darah," kata Erdogan seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (15/3/2017).

Erdogan juga menuduh Belanda menggunakan kekuatan yang tidak proporsional termasuk anjing dan meriam air terhadap demonstran Turki di Rotterdam. Sebagai imbalannya, Turki akan menghentikan semua hubungan diplomatik tingkat tinggi. Erdogan juga mengatakan bahwa permintaan maaf dari Belanda tidak cukup, dan sedang mempertimbangkan sanksi lebih lanjut.

"Belanda, dengan begitu telah menampilkan dirinya sebaga negara teroris, telajh menyebabkan kerusakan besar ke Eropa dan Uni Eropa. Sekarang, bagi mereka yang ingin bekerja sama dengan Uni Eropa, telah berhenti menjadi simbol hak asasi manusia dan kebebasan. Eropa terlalu penting untuk dibiarkan pada belas kasih dari negara-negara jahat," ucapnya.

"Beberapa negara Eropa telah berubah menjadi mainan partai rasis dan fasis," kata Erdogan merujuk pada kebangkitan partai-partai kanan seperti Partai Kebebasan untuk Belanda dan AFD di Jerman.

"Saya menelepon dari sini ke Belanda dan Jerman. Saya akan mengatakan kepada saudara Muslim saya dan saudari dari Turki, semua orang asing di sana, jangan memilih kedua partai tersebut," imbuh Erdogan.

Erdogan menambahkan bahwa Turki akan menyerukan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk membantu memerangi munculnya kembali rasisme, xenophobia dan Islamophobia di tingkat internasional.
(ian)
Berita Terkait
Murka Disebut Teroris,...
Murka Disebut Teroris, Erdogan Tuntut Politisi Anti Islam Belanda
Yilmaz Bikin Hatrick,...
Yilmaz Bikin Hatrick, Turki Gasak Belanda pada Laga Pertama Kualifikasi Piala Dunia
Peramal Gempa Turki:...
Peramal Gempa Turki: Beberapa Hari Lagi Dunia Diguncang Gempa Besar 8 SR, Hingga Indonesia
Preview Turki vs Belanda:...
Preview Turki vs Belanda: Der Oranje Mencium Aroma Dendam
Turki Tuduh Barat Kobarkan...
Turki Tuduh Barat Kobarkan Perang Psikologis
Memphis Depay Tampil...
Memphis Depay Tampil Ciamik Bersama Belanda dan Barca
Berita Terkini
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
20 menit yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
1 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
1 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
2 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
3 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
4 jam yang lalu
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved