Pria Ini Memperkosa Nenek 81 Tahun hingga 1,5 Jam

Selasa, 14 Maret 2017 - 12:19 WIB
Pria Ini Memperkosa...
Pria Ini Memperkosa Nenek 81 Tahun hingga 1,5 Jam
A A A
LONDON - Seorang pria di Inggris bernama Anthony Roberts, 41, mengaku bersalah menculik dan memperkosa seorang nenek berusia 81 tahun. Dalam sidang, terdakwa mengaku serangan asusila itu dia lakukan selama 1,5 jam di Balham, London selatan.

Roberts yang berasal dari Holmbury Court, Tooting, dihadirkan di Pengadilan Crown di Kingston, pada hari Jumat, 10 Maret lalu.

Selama persidangan terungkap bahwa Roberts manargetkan lansia itu sejak berada di bus, di mana dia duduk di sampingnya, pada 10 Februari lalu. Roberts terus mengikuti korban setelah turun di Jalan Raya Balham sekitar pukul 20.30.

Tak lama setelah berjalan, korban yang seorang pensiunan itu didekati Roberts dari belakang dengan todongan pisau. Korban diancam akan dibunuh jika membuat kebisingan.

Roberts lantas membawa korban ke sebuah tempat terpencil, di mana dia memperkosa nenek usia lanjut itu. Menurut catatan penyelidikan kepolisian, Roberts membiarkan korban sendirian dengan kondisi sebagian pakaian terlepas.

Korban pulang ke rumah dan bercerita kepada anggota keluarganya bahwa dia telah diserang. Insiden itu kemudian dilaporkan ke polisi dan korban mendapat perawatan di rumah sakit karena luka-luka yang diderita.

Di sidang sebelumnya, terungkap bahwa Roberts melakukan serangan asusila itu selama 96 menit.

Roberts ditangjkap polisi beberapa hari setelah serangan. Dia ditangkap setelah polisi berhasil mengidentifikasi pakaian yang dikenali korban. Pakaian itu disita polisi sebagai barang bukti.

“Roberts adalah pelaku yang sangat berbahaya yang manargetkan korban lansia dalam aksi ‘pemerkosaan setan’. Perempuan dan masyarakat luas sekarang lebih aman. Dia berada dalam tahanan dan menunggu penjara yang mungkin akan panjang (waktunya),” kata Detektif Inspektur Polisi Metropolitan London, Melissa Laremore, seperti dikutip IB Times, Selasa (14/3/2017).

”Saya ingin bersimpati kepada korban yang telah sangat berani dalam membantu petugas dan memberikan deskripsi dari penyerangnya dan membantu kami mengidentifikasi Roberts dengan begitu cepat setelah serangan. Trauma niscaya akan membekas bersamanya, tapi saya berharap bahwa dia merasakan kenyamanan sekarang,” lanjut Laremore.

Roberts akan jatuhi hukuman oleh pengadilan yang sama pada 28 April mendatang.
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
9 menit yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
1 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
2 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved