Kuburan Massal Korban ISIS Ditemukan di Penjara Badoush

Minggu, 12 Maret 2017 - 11:03 WIB
Kuburan Massal Korban...
Kuburan Massal Korban ISIS Ditemukan di Penjara Badoush
A A A
BAGHDAD - Sebuah kuburan massal yang berisi sisa-sisa sekitar 500 orang telah ditemukan di Badoush, sebuah penjara dekat Mosul. Demikian pernyataan pasukan Irak mengatakan. Penjara Badoush direbut kembali pada awal pekan ini.

Pasukan Hashd al-Shaabi Syiah mengatakan para korban adalah tawanan sipil dibunuh oleh militan ISIS. ISIS diduga telah membunuh hingga 600 tahanan, sebagian besar dari mereka Muslim Syiah, ketika merebut Mosul pada tahun 2014 seperti dikutip dari BBC, Minggu (12/3/2017).

"Kuburan massal berisi sisa-sisa dari sekitar 500 tahanan sipil yang dieksekusi oleh geng ISIS setelah mereka menguasai penjara selama mereka menduduki Mosul," kata pasukan paramiliter The Hashd al-Shaabi.

Jumlah mayat yang dilaporkan tidak dapat segera diverifikasi. Namun sebuah laporan dari Human Rights Watch (HRW) pada 2014 mengatakan bahwa ratusan narapidana laki-laki dibunuh oleh kelompok bersenjata ISIS pada saat itu.

Pasca menguasai penjara Badoush pada bulan Juni 2014, sekitar 1.500 narapidana dikumpulkan dan diangkut dengan truk untuk memperluas isolasi wilayah padang pasir sekitar 2 km. Begitu pengakuan mereka yang selamat kepada HRW.

Laporan HRW menyatakan, ISIS memisahkan narapidana Syiah dari Sunni dan Kristen. Kemudian mereka berbaris di tepi jurang, di mana mereka dipaksa untuk berlutut di sepanjang tepi. Para tahanan Syiah ditembak di kepala atau kembali dengan senapan serbu dan senjata otomatis. Mereka berhasil melarikan diri dengan berpura-pura mati atau berlindung dibawah tubuh korban yang jatuh di atas mereka. Begitu laporan mereka yang selamat.

Tentara Irak Divisi 9 Lapis Baja dan sekutu milisi mereka berhasil merebut kembali penjara Badoush, barat laut dari Mosul, pada Rabu lalu. Sebuah pernyataan yang dirilis oleh pasukan Irak tidak mengatakan apakah mereka menemukan orang yang ditahan oleh ISISI.

Pemerintah Irak melancarkan operasi untuk merebut kembali Mosul pada bulan Oktober, dan mengumumkan bahwa sisi timur kota itu telah dibebaskan pada bulan Januari. Pasukan sekarang bergerak ke barat yang lebih padat penduduk.
(ian)
Berita Terkait
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
ISIS Masih Kuat, NATO...
ISIS Masih Kuat, NATO akan Kirim 3.500 Pasukan Tambahan ke Irak
Warga Irak Sambut Paus...
Warga Irak Sambut Paus Fransiskus di Bekas Pertahanan ISIS
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
1 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
2 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
2 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
3 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
3 jam yang lalu
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
4 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved