Tragis, 21 Anak Tewas Terpanggang di Tempat Penampungan Guatemala

Kamis, 09 Maret 2017 - 12:06 WIB
Tragis, 21 Anak Tewas...
Tragis, 21 Anak Tewas Terpanggang di Tempat Penampungan Guatemala
A A A
SAN JOSE PINULA - Kebakaran hebat melanda bagian anak perempuan dari tempat penampungan anak-anak yang ramai di dekat Ibu Kota Guatemala, Guatemala City. Para pejabat mengatakan sedikitnya 21 anak perempuan tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Foto dari dalam penampungan menunjukkan lembaran biru yang menutupi sebuah tubuh menggunakan sneaker dan kasur busa dalam sebuah ruangan asrama yang bernoda asap. Para kerabat yang menunggu di luar tempat penampungan tampak bingung dan menangis . Personil penampungan memberikan mereka potongan kertas untuk menuliskan nama anak-anak mereka sehingga mereka bisa mencoba untuk menemukannya.

Juru bicara kantor kejaksaan Guatemala, Julia Barrera mengatakan, setidaknya 20 anak-anak dan remaja tewas. Dua rumah sakit mengatakan mereka menerima 41 anak perempuan yang terluka antara usia 13 dan 17, banyak dengan luka bakar tingkat dua dan tiga. Terbaru, pihak rumah sakit Roosevelt mengatakan korban tewas ke-21 telah meninggal di sana.

Kepala badan kesejahteraan sosial Guatemala, Carlos Rodas mengatakan, sejumlah pemuda memicu kerusuhan di tempat penampungan dalam upaya untuk melarikan diri. Mereka sudah sering mengeluhkan penyalahgunaan dan kondisi kehidupan di penampungan yang penuh sesak.

"Kemudian pada hari Rabu, sekitar 09.00, beberapa remaja mulai membakar kasur mereka. Kami tidak melalaikan tanggung jawab, kami menerima itu, tapi kami tidak bisa mendapatkan kehidupan mereka kembali," kata Rodas seperti dikutip dari Time, Kamis (9/3/2017).

Rodas mengatakan tempat penampungan itu memiliki kapasitas resmi 500 orang, namun pada prakteknya, tempat penampungan itu menampung setidaknya 800 pemuda.

Tempat penampungan yang dikelola pemerintah, yang dikenal sebagai Virgin of the Assumption Safe Home, berada di daerah pedesaan di luar Ibu Kota. Tempat penampungan ini dikelilingi oleh pohon-pohon dan dinding setinggi 30-kaki. Tempat penampungan ini ditujukan bagi anak-anak berisiko yang menjadi korban pelecehan serta remaja untuk menyelesaikan masa hukumannya dari pusat penahanan remaja dan tidak punya tempat untuk pulang.

Kantor Presiden Jimmy Morales menetapkan tiga hari berkabung nasional atas kejadian itu. Kantor kepresidenan juga menyebut 15 tewas dalam kejadian itu dan mengatakan penyebab kebakaran sedang diselidiki. Presiden Morales juga sempat melakukan hening cipta untuk menandai tragedi itu selama acara untuk memperingati Hari Perempuan Internasional.
(ian)
Berita Terkait
Anggaran Pendidikan...
Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Disunat, Gedung Kongres Guatemala Dibakar
Badai Eta Sebabkan Tanah...
Badai Eta Sebabkan Tanah Longsor di Guatemala, 100 Lebih Tewas
Presiden Guatemala Dinyatakan...
Presiden Guatemala Dinyatakan Positif Covid-19
Ratusan Pengunjuk Rasa...
Ratusan Pengunjuk Rasa Bakar Gedung Kongres Guatemala
AS Deportasi Para Migran...
AS Deportasi Para Migran Positif Corona ke Guatemala
Gangster Mengamuk di...
Gangster Mengamuk di Guatemala, Habisi 8 Polisi dan Kuasai Penjara
Berita Terkini
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
21 menit yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
1 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
1 jam yang lalu
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
1 jam yang lalu
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
2 jam yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
3 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved