Rusia Sebut Sistem Pertahanan Udara AS Bukan Ancaman Serius
Senin, 20 Februari 2017 - 18:50 WIB
Rusia Sebut Sistem Pertahanan Udara AS Bukan Ancaman Serius
A
A
A
MOSKOW - Rusia menyatakan sistem pertahanan udara yang dimiliki oleh Amerika Serikat (AS) bukanlah sebuah ancaman serius. Moskow menuturkan, mereka tengah mengembangkan rudal balistik yang bisa menembus sistem pertahan udara itu dengan mudah, layaknya pisau panas yang membelah mentega.
Wakil Perdana Menteri Rusia, Dmitry Rogozin mengatakan, pihaknya terus mengembangkan rudal balistik antar benua, untuk mencegah ancaman yang datang dari Rusia. Rudal-rudal ini diklaim bisa dengan mudah menembus semua sistem pertahanan udara yang ada di dunia, termasuk milik AS.
"Senjata-senjata ini mampu membersihkan pertahanan rudal Amerika, baik hari ini dan besok, dan bahkan esok lusa," kata Rogozin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Senin (20/2).
"Kita bisa merobek pertahanan udara mereka; pada saat ini (sistem pertahanan AS) tidak menimbulkan ancaman militer yang serius kepada kami, kecuali untuk provokasi," sambungnya.
Rogozin juga mencatat pasukan nuklir Rusia saat ini dilengkapi berbagai rudal mengerikan, termasuk rudal R-36m2 Voevoda era-Soviet. Rudal ini lebih dikenal dengan nama rudal ICBM SS-18 Satan atau “Rudal Setan”.
Rusia seperti diketahui juga sudah memiliki rudal ICBM pengganti “Rudal Setan”, yakni Rudal RS-28 Sarmat atau dikenal sebagai “Rudal Setan 2”. Desain rudal ini sempat bocor ke media beberapa waktu lalu.
Wakil Perdana Menteri Rusia, Dmitry Rogozin mengatakan, pihaknya terus mengembangkan rudal balistik antar benua, untuk mencegah ancaman yang datang dari Rusia. Rudal-rudal ini diklaim bisa dengan mudah menembus semua sistem pertahanan udara yang ada di dunia, termasuk milik AS.
"Senjata-senjata ini mampu membersihkan pertahanan rudal Amerika, baik hari ini dan besok, dan bahkan esok lusa," kata Rogozin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Senin (20/2).
"Kita bisa merobek pertahanan udara mereka; pada saat ini (sistem pertahanan AS) tidak menimbulkan ancaman militer yang serius kepada kami, kecuali untuk provokasi," sambungnya.
Rogozin juga mencatat pasukan nuklir Rusia saat ini dilengkapi berbagai rudal mengerikan, termasuk rudal R-36m2 Voevoda era-Soviet. Rudal ini lebih dikenal dengan nama rudal ICBM SS-18 Satan atau “Rudal Setan”.
Rusia seperti diketahui juga sudah memiliki rudal ICBM pengganti “Rudal Setan”, yakni Rudal RS-28 Sarmat atau dikenal sebagai “Rudal Setan 2”. Desain rudal ini sempat bocor ke media beberapa waktu lalu.
(esn)