Indonesia dan Jerman Tekankan Pentingnya Kerja Sama Multilateral

Jum'at, 17 Februari 2017 - 23:45 WIB
Indonesia dan Jerman...
Indonesia dan Jerman Tekankan Pentingnya Kerja Sama Multilateral
A A A
BONN - Mengawali rangkaian kegiatan di pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri (Menlu) G20 yang pertama, Menlu RI Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Jerman, Sigmar Gabriel, di Bonn, Jerman.

Dalam pertemuan itu, Menlu RI menyambut baik inisiatif Jerman, sebagai ketua G20 tahun 2017, untuk mengadakan pertemuan Menlu G20. Walaupun G20 yang didirikan untuk membahas isu keuangan dan ekonomi global pasca krisis keuangan 2008, kedua Menlu sependapat bahwa Pertemuan Menlu G20 dapat berkontribusi dalam menciptakan kondisi kondusif bagi pembangunan ekonomi.

“Fokus pembahasan Menlu G20 mengenai Maintaining Peace in a Complex World, tepat dalam berkontribusi untuk menciptakan kondisi kondusif bagi pembangunan,” tutur Menlu RI dalam rilis yang diterima Sindonews, Jumat (17/2/2017).

Kedua Menlu juga menekankan pentingnya kerja sama internasional dan multilateral dalam menciptakan perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan global. Dalam beberapa waktu terakhir, kedua Menlu melihat telah berkurangnya semangat kerja sama multilateral dan mulai meningkatnya nasionalisme dan kebijakan proteksionis di berbagai negara. Pertemuan Menlu G20 diharapkan akan dapat mendorong kembali semangat kerja sama multilateral dalam mengatasi tantangan bersama.

“Berbagai tantangan global saat ini tidak akan dapat diatasi oleh negara secara individu, dan membutuhkan kerja sama internasional dan multilateral yang kuat,” ucap Menlu RI.

Dalam konteks kerja sama bilateral, kedua Menlu membahas tindak lanjut dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Jerman pada April 2016 lalu, khususnya terkait kerja sama dalam bidang ekonomi, energi, maritim dan pendidikan vokasional. Kedua Menlu juga sepakat untuk segera pembahasan untuk memperluas bidang kerja sama komprehensif Indonesia-Jerman.

Terkait dengan pendidikan vokasional (pelatihan kejuruan), Menlu Jerman menekankan bahwa sistem pendidikan seperti ini hanya akan berhasil apabila terdapat peran aktif, kolaborasi dan rasa tanggung jawab yang tinggi dari perusahaan dan organisasi buruh atas pentingnya tenaga kerja yang trampil. Menlu Gabriel menyampaikan bahwa di Jerman, sistem pendidikan vokasional berhasil karena adanya kerja sama yang baik antara perusahaan dan organisasi buruh, yang menentukan keahlian tenaga kerja yang dibutuhkan pasar.

“Kami mengundang sektor swasta di Jerman untuk dapat berkolaborasi dengan Indonesia untuk mendukung pendidikan vokasional melalui program magang dan training for trainee” ujar Menlu Retno.

Selain itu, kedua Menlu juga membahas kerja sama di bidang maritim dan pembangunan. Pada bidang maritim, Menlu Retno mengundang investor Jerman untuk turut mendukung pengembangan Pusat Kelautan dan Perikanan di pulau-pulau terluar di Indonesia. Sementara, Menlu Retno juga mengharapkan agar pembahasan kerja sama pembangunan dapat diarahkan sesuai priortas pembangunan nasional.

Sebagai 2 negara yang merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan ekonomi terbesar di Uni Eropa, merupakan suatu hal yang alami bagi Indonesia dan Jerman memiliki hubugan kerja sama ekonomi yang dekat dan intensif. Dalam kaitan ini, kedua Menlu sepakat untuk mendorong percepatan proses Indonesia – Uni Eropa CEPA.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Jerman Gelontorkan Dana...
Jerman Gelontorkan Dana Rp. 14 Triliun Bantu RI Perangi Covid-19
Indonesia-Jerman Akselerasi...
Indonesia-Jerman Akselerasi Penyelesaian Perundingan Perjanjian IEU-CEPA
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Indonesia jadi Mitra...
Indonesia jadi Mitra Resmi Hannover Messe, Presiden Jokowi Berangkat ke Jerman
Prabowo Diundang Presiden...
Prabowo Diundang Presiden Jerman untuk Kunjungan Kenegaraan ke Berlin
Berita Terkini
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
10 menit yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
1 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
3 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
5 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
8 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved