Rezim Damaskus Bantah Gunakan Senjata Kimia di Aleppo
Kamis, 16 Februari 2017 - 05:14 WIB
Rezim Damaskus Bantah Gunakan Senjata Kimia di Aleppo
A
A
A
DAMASKUS - Pemerintah Suriah dengan tegas menolak laporan yang menyatakan militer dan sekutunya menggunakan senjata kimia saat merebut Aleppo tahun lalu. Laporan tersebut dikeluarkan badan pengawas HAM internasional, Human Rights Watch baru-baru ini.
"Sebuah sumber resmi di Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa pemerintah benar-benar menolak tuduhan palsu," bunyi laporan kantor berita resmi pemerintah Suriah, SANA, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (16/2/2017).
Human Rights Watch (HRW) dalam laporan yang diterbitkan pada hari Senin menyatakan bahwa pasukan pemerintah Suriah telah menjatuhkan bom klorin di daerah perumahan di Aleppo. Tercatat, pemerintah Suriah delapan kali menjatuhkan bom klorin pada akhir tahun lalu.
Suriah dan sekutunya Rusia, yang membantu pasukan pemerintah dalam serangan di Aleppo, telah berulang kali membantah menggunakan senjata kimia dalam konflik dan sebaliknya menuding pasukan pejuang Suriah menggunakan gas beracun.
Pasukan pemerintah Suriah berhasil merebut Aleppo pada akhir Desember setelah melakukan pengepungan selama berbulan-bulan. Selama itu pula, pasukan pemerintah Surah melakukan pemboman secara intens yang berujung memberikan kemenangan terbesar Presiden Bashar al-Assad dalam perang saudara itu.
"Sebuah sumber resmi di Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa pemerintah benar-benar menolak tuduhan palsu," bunyi laporan kantor berita resmi pemerintah Suriah, SANA, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (16/2/2017).
Human Rights Watch (HRW) dalam laporan yang diterbitkan pada hari Senin menyatakan bahwa pasukan pemerintah Suriah telah menjatuhkan bom klorin di daerah perumahan di Aleppo. Tercatat, pemerintah Suriah delapan kali menjatuhkan bom klorin pada akhir tahun lalu.
Suriah dan sekutunya Rusia, yang membantu pasukan pemerintah dalam serangan di Aleppo, telah berulang kali membantah menggunakan senjata kimia dalam konflik dan sebaliknya menuding pasukan pejuang Suriah menggunakan gas beracun.
Pasukan pemerintah Suriah berhasil merebut Aleppo pada akhir Desember setelah melakukan pengepungan selama berbulan-bulan. Selama itu pula, pasukan pemerintah Surah melakukan pemboman secara intens yang berujung memberikan kemenangan terbesar Presiden Bashar al-Assad dalam perang saudara itu.
(ian)