Soal Ikhwanul Muslimin, Pemerintahan Trump Terpecah

Jum'at, 27 Januari 2017 - 17:23 WIB
Soal Ikhwanul Muslimin,...
Soal Ikhwanul Muslimin, Pemerintahan Trump Terpecah
A A A
WASHINGTON - Perdebatan terjadi di dalam tubuh pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terkait organisasi Ikhawanul Muslimin. Sikap pemerintahan Trump masih terbelah untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris dan tunduk kepada sanksi AS atau tidak.

Sebuah faksi yang dipimpin oleh Penasehat Keamanan Nasional Trump, Michael Flynn, ingin menambahkan Ikhwanul Muslimin ke daftar organisasi teroris asing Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan.

"Saya tahui itu telah dibahas. Saya mendukung itu," kata seorang penasihat transisi Trump, yang menolak disebutkan namanya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (27/1/2017).

Sementara penasehat Trump lainnya, serta kebanyakan veteran keamanan nasional, diplomatik, penegak hukum dan intelijen berpendapat Ikhawanul Muslimin telah berkembang dengan damai di beberapa negara, menurut para pejabat dan orang-orang dekat kelompok Trump.

Mereka khawatir jika AS menetapkan seluruh Ikhwanul Muslimin kelompok teroris akan memperumit hubungan dengan Turki, sekutu utama AS dalam perang melawan ISIS. Partai yang berkuasa di Turki, Partai AKP adalah partai berakar Islam. Partai Islam Ennahda di Tunisia juga berpartisipasi dalam pemilu yang demokratis.

Tidak jelas faksi yang berkuasa di dalam pemerintahan AS, namun Senator Ted Cruz dan anggota Kongres Mario Diaz-Balart bulan ini memperkenalkan undang-undang untuk menambahkan Ikhwanul Muslimin ke daftar teroris. Belum ada komentar dari Gedung Putih terkait hal ini.

Ikhawanul Muslimin di Mesir, gerakan Islam tertua di negara itu, ditetapkan sebagai organisasi teroris di negara itu pada 2013.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Medvedev: Rakyat Eropa...
Medvedev: Rakyat Eropa Tak Akan Bisa Tidur Nyenyak
47 menit yang lalu
Meski Fokus Perang Iran,...
Meski Fokus Perang Iran, AS Tak Akan Berpaling dari Asia Pasifik
1 jam yang lalu
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
1 jam yang lalu
Netanyahu Ungkap Pasukan...
Netanyahu Ungkap Pasukan Israel telah Lintasi Sungai Litani di Lebanon, Perluas Agresi
2 jam yang lalu
AS Tegaskan Lebih dari...
AS Tegaskan Lebih dari Mampu untuk Lanjutkan Perang dengan Iran
4 jam yang lalu
Negara NATO Ini Kehabisan...
Negara NATO Ini Kehabisan Pria untuk Wajib Militer
4 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved