Menlu Rusia Bakal Bertemu Anggota Oposisi Suriah di Moskow
Kamis, 26 Januari 2017 - 15:15 WIB
Menlu Rusia Bakal Bertemu Anggota Oposisi Suriah di Moskow
A
A
A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, akan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat dari oposisi politik Suriah pada Jumat mendatang. Namun ada perwakilan dari kelompok pemberontak bersenjata yang tidak diundang.
Pertemuan di Moskow datang setelah dua hari pembicaraan Rusia ditengahi antara rezim Suriah dan pemimpin pemberontak bersenjata di Kazakhstan berakhir tanpa terobosan berarti. Pembicaraan yang dihelat di Ibu Kota Kazakhstan, Astana, itu berakhir pada Selasa kemarin seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (26/1/2017).
"Kami telah mengundang pada hari Jumat semua perwakilan oposisi dari oposisi politik yang ingin datang ke Moskow dan kami akan memberikan laporan singkat kepada mereka tentang apa yang terjadi di Astan," kata Lavrov kepada anggota parlemen.
Undangan Moskow ini dibenarkan oleh Jihad Makdissi, seorang politisi independen Suriah. Ia menambahkan bahwa dalam pertemuan itu, pihak oposisi akan menyatakan pandangan mereka dan membahas cara-cara untuk menjamin keberhasilan pada putaran berikutnya perundingan damai di Jenewa.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia tidak bisa mengatakan kelompok yang mewakili kelompok tempur oposisi Suriah. Sementara seorang negosiator dari delegasi oposisi bersenjata mengatakan mereka tidak diundang untuk menghadiri pertemua dengan Lavrov. Namun, negositor yang ikut dalam pertemuan di Astana itu menegaskan akan datang jika diundang.
"Kami tidak menerima undangan. Masalahnya bukan undangan, itu adalah topik diskusi. Jika itu serius dan kami akan membahas isu nasional, kita akan pergi walau ke ujung dunia," kata Termurah Buyush dari Istanbul setelah pemberontak meninggalkan Astana.
Pertemuan di Moskow datang setelah dua hari pembicaraan Rusia ditengahi antara rezim Suriah dan pemimpin pemberontak bersenjata di Kazakhstan berakhir tanpa terobosan berarti. Pembicaraan yang dihelat di Ibu Kota Kazakhstan, Astana, itu berakhir pada Selasa kemarin seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (26/1/2017).
"Kami telah mengundang pada hari Jumat semua perwakilan oposisi dari oposisi politik yang ingin datang ke Moskow dan kami akan memberikan laporan singkat kepada mereka tentang apa yang terjadi di Astan," kata Lavrov kepada anggota parlemen.
Undangan Moskow ini dibenarkan oleh Jihad Makdissi, seorang politisi independen Suriah. Ia menambahkan bahwa dalam pertemuan itu, pihak oposisi akan menyatakan pandangan mereka dan membahas cara-cara untuk menjamin keberhasilan pada putaran berikutnya perundingan damai di Jenewa.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia tidak bisa mengatakan kelompok yang mewakili kelompok tempur oposisi Suriah. Sementara seorang negosiator dari delegasi oposisi bersenjata mengatakan mereka tidak diundang untuk menghadiri pertemua dengan Lavrov. Namun, negositor yang ikut dalam pertemuan di Astana itu menegaskan akan datang jika diundang.
"Kami tidak menerima undangan. Masalahnya bukan undangan, itu adalah topik diskusi. Jika itu serius dan kami akan membahas isu nasional, kita akan pergi walau ke ujung dunia," kata Termurah Buyush dari Istanbul setelah pemberontak meninggalkan Astana.
(ian)