AS Bantah Bersatu dengan Rusia Bombardir ISIS di Suriah

Selasa, 24 Januari 2017 - 17:14 WIB
AS Bantah Bersatu dengan...
AS Bantah Bersatu dengan Rusia Bombardir ISIS di Suriah
A A A
WASHINGTON - Pentagon membantah telah melakukan serangan udara bersama dengan Rusia di Suriah. Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan Amerika Serikat (AS) telah memberikan koordinat untui miliyan ISIS.

"Sebagai hasil dari operasi gabungan ini, sejumlah depot amunisi serta daerah di mana militan berkumpul dengan peralatan, hancur," bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca juga:
Moskow: Jet Rusia dan Koalisi AS Bersatu Bombardir ISIS di Suriah


Namun, Pentagon membantah pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia tersebut. "Departemen Pertahanan tidak berkoordinasi serangan udara dengan militer Rusia di Suriah," kata juru bicara Pentagon, Eric Pahon, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (24/1/2017).

Pahon mengatakan Departemen Pertahanan memiliki saluran komunikasi dengan militer Rusia yang hanya fokus pada menghindari tabrakan di atas udara Suriah.

Rusia dan AS berada di pihak yang berbeda dalam konflik di Suriah. Moskow mendukung Presiden Bashar al-Assad dan Washington memberikan dukungan untuk beberapa pemberontak.

Secara terpisah, AS juga memimpin koalisi internasional melakukan serangan udara terhadap Negara Islam.

Ketika ditanya apakah AS akan terbuka untuk aksi militer bersama dengan Rusia di Suriah, kata juru bicara Gedung Putih Sean Spicer saat konferensi pers pada hari Senin: "Jika ada cara yang bisa kita memerangi ISIS dengan negara manapun, apakah itu Rusia atau pihak lain dan kami memiliki kepentingan nasional bersama dalam hal itu, yakin kami akan mengambilnya. "

Presiden Donald Trump selama kampanye sering mengatakan bahwa ia ingin bekerja sama dengan Rusia untuk melawan ISIS, yang memegang wilayah di Irak dan Suriah, dan kelompok militan lainnya.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
AS Samakan Tentara Bayaran...
AS Samakan Tentara Bayaran Rusia Wagner Group dengan ISIS
Rusia Ungkap Bagaimana...
Rusia Ungkap Bagaimana AS Memfasilitasi Pembentukan Kelompok Teror Seperti ISIS
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Berita Terkini
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
52 menit yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
1 jam yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
2 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
4 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
4 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
5 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved