Putri Cantik Donald Trump: Beri Ayah Saya Kesempatan
Jum'at, 20 Januari 2017 - 21:58 WIB
Putri Cantik Donald Trump: Beri Ayah Saya Kesempatan
A
A
A
NEW YORK - Ivanka Trump, 35, putri cantik Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta semua rakyat AS memberikan kesempatan bagi ayahnya bekerja sebagai presiden. Komentar Ivanka muncul beberapa jam menjelang pelantikan Trump sebagai presiden ke-45 AS di Gedung Capitol, Washington DC, Jumat (20/1/2017).
Namun dalam sebuah wawancara dengan ABC News, yang disiarkan pada malam pelantikan, ibu tiga anak yang juga pengusaha muda ini mengaku mendesak ayahnya untuk menghapus beberapa tweet yang kontroversial.
”Ayah saya adalah pemersatu (rakyat AS) yang luar biasa. Untuk setiap kritikus, saya akan mengatakan berikanlah dia kesempatan. Biarkan dia datang ke kantor. Biarkan dia membuktikan bahwa Anda salah,” ujar Ivanka, yang sedang bersiap untuk pindah dari New York ke Washington DC.
Ditanya tentang gelombang demonstrasi di AS yang dikhawatirkan akan mengacaukan pelantikan Trump sebagai presiden, Ivanka menjawab; ”Saya katakan, berikan ayah saya kesempatan.”
Ivanka, yang suaminya telah ditunjuk menjadi penasihat Gedung Putih, mengundurkan diri dari kedua bisnis keluarga Trump untuk menghindari tuduhan bahwa Trump mengalami konflik kepentingan. Ivanka sebelumnya menjalankan bisnis fashion keluarga Trump.
Putri sulung Trump ini juga menepis spekulasi bahwa dia akan jadi Ibu Negara AS secara de facto setelah ibu tirinya, Melania Trump memutuskan tidak ikut pindah ke Gedung Putih karena mengurus putranya, Baron Trump, 10, yang harus sekolah di New York.
”Ada satu First Lady dan Melania akan menjadi Ibu Negara yang luar biasa. Saya bangga padanya. Dia cerdas, hangat, penuh perhatian dan orang yang luar biasa,” kata Ivanka kepada ABC News.
Namun dalam sebuah wawancara dengan ABC News, yang disiarkan pada malam pelantikan, ibu tiga anak yang juga pengusaha muda ini mengaku mendesak ayahnya untuk menghapus beberapa tweet yang kontroversial.
”Ayah saya adalah pemersatu (rakyat AS) yang luar biasa. Untuk setiap kritikus, saya akan mengatakan berikanlah dia kesempatan. Biarkan dia datang ke kantor. Biarkan dia membuktikan bahwa Anda salah,” ujar Ivanka, yang sedang bersiap untuk pindah dari New York ke Washington DC.
Ditanya tentang gelombang demonstrasi di AS yang dikhawatirkan akan mengacaukan pelantikan Trump sebagai presiden, Ivanka menjawab; ”Saya katakan, berikan ayah saya kesempatan.”
Ivanka, yang suaminya telah ditunjuk menjadi penasihat Gedung Putih, mengundurkan diri dari kedua bisnis keluarga Trump untuk menghindari tuduhan bahwa Trump mengalami konflik kepentingan. Ivanka sebelumnya menjalankan bisnis fashion keluarga Trump.
Putri sulung Trump ini juga menepis spekulasi bahwa dia akan jadi Ibu Negara AS secara de facto setelah ibu tirinya, Melania Trump memutuskan tidak ikut pindah ke Gedung Putih karena mengurus putranya, Baron Trump, 10, yang harus sekolah di New York.
”Ada satu First Lady dan Melania akan menjadi Ibu Negara yang luar biasa. Saya bangga padanya. Dia cerdas, hangat, penuh perhatian dan orang yang luar biasa,” kata Ivanka kepada ABC News.
(mas)