Sudan: Pencabutan Sanksi Kado Indah di Hari Kemerdekaan

Kamis, 19 Januari 2017 - 21:13 WIB
Sudan: Pencabutan Sanksi...
Sudan: Pencabutan Sanksi Kado Indah di Hari Kemerdekaan
A A A
JAKARTA - Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Abdurahman Alrahim al-Sidig menyatakan, pencabutan sanksi yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) adalah kado indah di perayaan hari kemederkaan mereka. AS resmi mencabut sanksi atas Sudan pada Jumat pekan lalu.

"Sudan siap untuk kembali bekerja sama dengan negara lain. Pencabutan sanksi ekonomi ini bisa dibilang sebagai kado menjelang hari kemerdekaan Sudan pada pekan depan," ucap Siddig.

"Ini adalah pembuka jalan yang positif, yang diterima Sudan dan akan membangun Sudan lebih kuat lagi ke depannya," sambungnya, kala melakukan jumpa wartawan di kantor Kedutaan Sudan di Jakarta pada Kamis (19/1).

Menteri Luar Negeri Sudan, Ibrahim Ghandour sebelumnya mengatakan, pencabutan sanksi yang dilakukan oleh AS adalah hasil dari pembicaraan rahasia yang dilakukan oleh Sudan dan AS sejak tahun lalu. Pencabutan sanksi itu ditujukan untuk memperkuat upaya melawan terorisme.

"Kami mengadakan 23 pertemuan di Khartoum, jauh dari mata media sejak Juni 2016 yang berlangsung selama enam bulan. Pertemuan itu berakhir pada tanggal 13 Desember lalu," kata Ghandour.
(esn)
Berita Terkait
AS Resmi Cabut Sudan...
AS Resmi Cabut Sudan dari Daftar Negara Sponsor Terorisme
Promosikan Normalisasi...
Promosikan Normalisasi Hubungan Israel-Arab, Menlu AS Sambangi Sudan
AS Desak Tetap Terbentuknya...
AS Desak Tetap Terbentuknya Pemerintahan Sipil di Sudan
Sudan Ancam Batalkan...
Sudan Ancam Batalkan Normalisasi Hubungan dengan Israel
400 Orang Tewas Seminggu...
400 Orang Tewas Seminggu Pertempuran Sudan Berkecamuk, 1 di Antaranya Warga AS
Sudan Tolak Normalisasi...
Sudan Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Berita Terkini
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
35 menit yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
1 jam yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
4 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
5 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
5 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved