Suaka Diperpanjang, Snowden Berhak Jadi Warga Negara Rusia

Kamis, 19 Januari 2017 - 01:42 WIB
Suaka Diperpanjang,...
Suaka Diperpanjang, Snowden Berhak Jadi Warga Negara Rusia
A A A
MOSKOW - Whistleblower yang juga bekas kontraktor NSA Amerika Serikat (AS) Edward Joseph Snowden secara hukum berhak untuk mendapatkan status kewarganegaraan Rusia. Hak itu mengacu pada status pemberian suaka oleh Presiden Vladimir Putin terhadap Snowden yang telah diperpanjang hingga tiga tahun ke depan.

Pernyataan itu disampaikan pengacara Snowden, Anatoly Kucherena. Hukum di Rusia menyatakan, warga asing yang bisa diberikan status kewarganegaraan Rusia minimal harus tinggal di negara itu selama lima tahun.

Snowden melarikan diri dari AS setelah membocorkan penyadapan global Badan Keamanan Nasional (NSA) pada tahun 2013. Dia sebelumnya transit di Hong Kong sebelum melarikan diri ke Moskow untuk menghindari penangkapan agen-agen intelijen AS. Snowden sejatinya ingin melarikan diri ke Amerika Latin tapi terjebak di Moskow karena saat berada di kota Rusia itu legalitas paspornya dicabut oleh pemerintah AS.

”Pada dasarnya, dia sekarang memiliki alasan untuk mengajukan permohonan kewarganegaraan (Rusia) di masa depan, hukum (negara) menyatakan (seseorang) yang menghabiskan tidak kurang dari 5 tahun di wilayah Rusia (harus diberikan kewarganegaraan),” kata Kucherena kepada kantor berita RIA Novosti, yang dikutip Kamis (19/1/2017).

”Ini berarti bahwa jika dia memutuskan (untuk mengajukan permohonan kewarganegaraan) dalam waktu dekat, itu akan memungkinkannya secara sah,” lanjut Kucherena.

“Dia sekarang telah tinggal di Rusia selama hampir empat tahun, tidak melanggar hukum apapun, dan tidak ada gugatan (hukum) terhadap dia. Ini adalah salah satu alasan izin tinggalnya diperpanjang,” imbuh Kucherena.

Dalam sebuah pernyataan kepada Interfax, Kucherena juga berharap bahwa pemerintah AS yang akan dipimpin oleh Donald Trump akan mengubah sikap Washington terhadap mantan whistleblower.

”Saya berharap bahwa pemerintahan Presiden terpilih Donald Trump akan lebih sensitif dan objektif dalam pertimbangannya untuk masalah Snowden dan akan mengubah sikap otoritas resmi soal itu,” katanya.

”Untuk melakukan hal ini, mereka hanya perlu bekerja melalui cerita Snowden dan menyadari bahwa dia tidak melakukan kejahatan apa pun.”

Pengacara Rusia ini menepis spekuasi mantan Direktur CIA Michael Morell bahwa Rusia kemungkinan mendeportasi Snowden ke AS sebagai “hadiah” dari Putin untuk Trump. Pemerintah Rusia sendiri juga sudah menepis spekulasi itu dengan tidak akan mendeportasi Snowden sebagai “hadiah” untuk Trump.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
54 menit yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
1 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
2 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
3 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
4 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
5 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved