Parlemen Perpanjang Masa Jabatan Presiden Gambia

Rabu, 18 Januari 2017 - 17:09 WIB
Parlemen Perpanjang...
Parlemen Perpanjang Masa Jabatan Presiden Gambia
A A A
BANJUL - Parlemen Gambia telah memperpanjang masa jabatan Presiden Yahya Jammeh selama 90 hari. Masa jabatan Jammeh sejatinya berakhir pada hari Kamis menyusul kekalahannya dalam pemilu lalu.

Keputusan ini juga menyetujui keputusan Jammeh yang menyatakan keadaan darurat selama 90 di negara kecil yang terletak di Afrika Barat. Parlemen juga meloloskan mosi yang mengutuk apa yang disebut tindakan tidak sah dan gangguan berbahaya dari Uni Afrika dan tetangga Senegal dalam urusan Gambia seperti dikutip dari BBC, Rabu (18/1/2017).

Sejumlah pemimpin negara Afrika Barat mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk menggulingkan Jammeh jika ia menolak menyerahkan kekuasaanya kepada presiden terpilih Adama Burrow.

Nigeria telah mengerahkan kapal perang untuk menempatkan tekanan lebih lanjut pada Jammeh untuk mundur. Sedangkan ECOWAS, Masyarakat Ekonomi Negara Afrika Barat, telah menyiapkan pasukan yang dipimpin Senegal. Namun mereka menegaskan bahwa intervensi militer akan menjadi pilihan terakhir.

Peringatan ini dijawab oleh Jammeh dengan memberlakukan keadaan darurat. "Setiap tindakan melanggar hukum Gambia, hasutan kekerasan dan tindakan yang dimaksudkan untuk mengganggu ketertiban umum dan perdamaian dilarang di bawah keadaan darurat," kata Jammeh.

Dalam pengumuman yang disiarkan oleh stasiun televisi itu, Jammeh juga mengatakan pasukan keamanan diperintahkan mutlak untuk menjaga perdamaian , hukum dan ketertiban.

Gambia jatuh ke dalam krisis setelah Jammeh menolak kemenangan mengejutkan Barrow dalam pemilihan presiden pada tanggal 1 Desember lalu. Sejumlah pemimpin negara Afrika gagal mencoba membujuknya untuk lengser.

Situasi keadaan darurat di Gambia membuat ribuan wisatawan asal Inggris dan Belanda dievakuasi. Gambia menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan Eropa karena keindahan pantainya.
(ian)
Berita Terkait
Kapal Gambia Hendak...
Kapal Gambia Hendak Berlayar ke Iran, AS Tembakkan Rudal Hellfire
Gambia Kesal Nenek-nenek...
Gambia Kesal Nenek-nenek Inggris Gila Seks Berwisata untuk Berburu Anak Muda
57 Negara Mayoritas...
57 Negara Mayoritas Muslim Bertemu di Gambia Namun Hanya bisa Mengecam Israel
Piala Afrika 2021 Kamerun...
Piala Afrika 2021 Kamerun vs Gambia: Brace Ekambi Bawa Les Lions Indomitables ke Semifinal
Daftar 20 Negara Lolos...
Daftar 20 Negara Lolos Piala Dunia U-20 di Indonesia: Gambia dan Tunisia Lengkapi Wakil Afrika
Taruhan Play Station...
Taruhan Play Station Jadi Motif Pembunuhan Pria Nigeria
Berita Terkini
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
1 jam yang lalu
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
1 jam yang lalu
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
2 jam yang lalu
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
3 jam yang lalu
Iran Gelar Salat Jenazah...
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei dan 4 Anggota Keluarganya yang Dibunuh AS-Israel
3 jam yang lalu
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
4 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved