Bentrok di Penjara Brasil, 26 Orang Tewas

Selasa, 17 Januari 2017 - 15:20 WIB
Bentrok di Penjara Brasil,...
Bentrok di Penjara Brasil, 26 Orang Tewas
A A A
NATAL - Pembantaian brutal di penjara Alcacuz, Rio Grande do Norte, Brasil, menewaskan 26 narapidana. Sebagian besar korban dipenggal kepalanya. Aksi kejam itu terjadi pada Sabtu (14/1) malam di penjara Alcacuz yang kelebihan penghuni.

Kekerasan serupa terjadi di beberapa penjara lain di Brasil hingga menewaskan sekitar 100 narapidana pada awal Januari. “Sebanyak 26 orang yang tewas telah diverifikasi,” ungkap Kepala Keamanan Publik Rio Grande do Norte, Caio Bezerra, dikutip kantor berita AFP. Setelah mengumpulkan jasad dan beberapa bagian tubuh, otoritas memperkirakan, sekitar 30 tahanan tewas.

Aparat keamanan dikerahkan ke penjara itu saat fajar dan memulihkan kondisi setelah 14 jam kekerasan. Pejabat mengatakan, anggota dua geng narkoba bentrok setelah keluar dari dua bagian penjara yang berbeda. Seorang anggota keluarga narapidana menjelaskan, otoritas tidak melakukan apa pun yang bisa dilakukan meski dia telah memperingatkan kepala penjara tersebut.

“Direktur penjara itu bahkan menyatakan tidak dapat melakukan apapun, saat dia diingatkan bahwa kerusuhan segera terjadi. Saya katakan pada direktur, mereka akan masuk dan membunuh siapa pun di Pavilion 4. Jadi, mengapa mereka tidak melakukan apa pun,” tutur Adriana Feliz, adik narapidana di penjara itu.

Presiden Brasil Michel Temer menyatakan di Twitter bahwa pemerintah federal siap menyediakan semua bantuan yang diperlukan. Secara terpisah, pejabat di negara bagian Parana menjelaskan, sebanyak 28 narapidana melarikan diri dari penjara di Kota Curitiba setelah para tahanan meledakkan dinding dan membakar kompleks penjara.

Di Alcacuz, aparat keamanan mengepung penjara tapi menunggu hingga Minggu (15/1) pagi untuk menuju lokasi kerusuhan menggunakan kendaraan lapis baja. Para narapidana memutus aliran listrik dan diduga menggunakan senjata api. Penjara yang terletak di luar ibu kota Natal itu dibangun untuk maksimal 620 narapidana tapi sekarang menampung 1.083 tahanan.

Kerusuhan terbaru itu diduga bentrok antara geng narkoba terbesar di Brasil yakni First Capital Command (PCC) dan Red Command. Para pakar menjelaskan, kekerasan itu bagian dari perang antara geng-geng narkoba yang memperebutkan kontrol di salah satu pasar kokain dan jalur perdagangan narkoba paling penting di dunia.
(esn)
Berita Terkait
Agama Warga Negara Brazil...
Agama Warga Negara Brazil dan Persentasenya
Uskup Brazil Mundur...
Uskup Brazil Mundur setelah Rekaman Video Seks Bocor
Sejumlah Fakta Menarik...
Sejumlah Fakta Menarik Legenda Sepakbola Brazil Pele
Neymar Cs Bentangkan...
Neymar Cs Bentangkan Foto Pele Usai Singkirkan Korea Selatan
6 Negara yang Dilewati...
6 Negara yang Dilewati Garis Khatulistiwa, Semuanya Eksotis
Presiden Brazil Akhirnya...
Presiden Brazil Akhirnya Ucapkan Selamat pada Biden
Berita Terkini
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
4 menit yang lalu
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
23 menit yang lalu
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
49 menit yang lalu
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
1 jam yang lalu
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
1 jam yang lalu
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
3 jam yang lalu
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved