Klaim Gadis Muslim Diteriaki Teroris Palsu, Wali Kota New York Marah

Minggu, 18 Desember 2016 - 00:15 WIB
Klaim Gadis Muslim Diteriaki...
Klaim Gadis Muslim Diteriaki Teroris Palsu, Wali Kota New York Marah
A A A
NEW YORK - Klaim gadis Muslim bernama Yasmin Seweid, 18, yang mengaku diteriaki “teroris” dan hendak dirobek jilbabnya oleh beberapa pria mabuk di kereta bawah tanah di New York beberapa waktu lalu ternyata palsu. Bualan Yasmin itu membuat Wali Kota New York Bill de Blasio marah.

Wali Kota de Blasio mengecam Yasmin karena klaim palsunya memicu penyelidikan polisi yang berakhir sia-sia.

De Blasio awalnya berempati pada Yasmin, karena dia mengklaim diserang lantaran agama yang dia anut. De Blasio saat itu menegaskan bahwa New York menjadi rumah bagi semua agama dan keyakinan.

”Saya benar-benar marah pada perempuan muda ini karena melakukan hal yang membuat kerugian besar untuk semua orang,” ujarnya dalam program radio WNYC.

”Dia melakukan tindakan merugikan untuk NYPD (Departemen Kepolisian New York), yang menempatkan real time dan energinya ke dalam penyelidikan yang dia klaim. Dia melakukan tindakan yang merugikan para pembayar pajak; dia melakukan tindakan yang merugikan bagi penegak kebenaran,” kesal de Blasio, seperti dikutip dari New York Daily News, Minggu (18/12/2016).

Baca:
Diteriaki "Teroris", Gadis Muslim di AS Hendak Dirobek Jilbabnya


Yasmin pada 1 Desember lalu mengklaim diserang tiga pria mabuk di kereta bawah tanah pada malam hari ketika pulang dari pagelaran busana di Baruch College. Di Facebook, Yasmin menyebut para penyerangnya hendak merobek jilbab dan meneriakinya “teroris”. Menurut klaim Yasmin pada saat itu, para pelaku juga menyebut nama Donald Trump, presiden terpilih Amerika Serikat (AS) saat melakukan serangan.

Klaim Gadis Muslim Diteriaki

Foto / New York Daily News

Yasmin sempat menghilang usai membuat klaim palsu itu. Tapi, polisi akhirnya menemukannya pada pekan ini dan mengungkap bahwa bualan Yasmin untuk menenangkan orangtuanya yang marah karena dia pergi minum dengan beberapa teman untuk melewatkan jam malam.

Menurut kepolisian New York, orang tua Yasmin juga marah kepadanya karena berkencan dengan pria non-Muslim. ”Saya bisa mengatakan, ini sangat mengganggu,” imbuh Wali Kota de Blasio.

Yasmin kini didakwa atas tuduhan membuat laporan palsu. Sejak kasus Yasmin ini jadi sorotan publik, de Blasio memperingatkan semua warga di New York untuk tidak melakukan hal yang sama.

”Siapa pun yang mendengar suara saya, jangan berpikir membuat laporan palsu karena ada konsekuensi nyata,” kata de Blasio.”Dan sekarang (Yasmin Seweid) akan menghadapi konsekuensi nyata atas apa yang dia lakukan.”
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
1 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
3 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
4 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
5 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
6 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
8 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved