AS Sambut Baik Kesepakatan Antara Pemerintah dan Pemberontak Suriah
Rabu, 14 Desember 2016 - 15:49 WIB
AS Sambut Baik Kesepakatan Antara Pemerintah dan Pemberontak Suriah
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyambut baik setiap kesepatan yang dapat mengakhiri pertumpahan darah di Suriah. Termasuk kesepakatan antara pemerintah dan pemberontak Suriah, yang diinisiasi oleh Turki dan Rusia.
Dalam konferensi pers di Washington, juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kirby mengatakan, jika kesepakatan tersebut benar-benar sudah tercapai, maka AS dengan senang hati menyambutnya.
"Jika benar dan telah terjadi pengaturan gencatan senjata yang tidak hanya menghentikan pemboman dan kekerasan, tetapi memungkinkan orang untuk dengan aman meninggalkan Aleppo, kami akan menyambut itu," ucap Kirby, seperti dilansir Itar-tass pada Rabu (14/12).
Namun, dia juga menyebut pihaknya tidak bisa mengkonfirmasi kesepakatan apapun di Aleppo karena ia tidak memiliki informasi tentang pembicaraan antara Moskow dan Ankara mengenai hal ini.
"Kita akan menilai tindakan, bukan kata-kata. Apa yang kami inginkan adalah perdamaian, bukan janji. Dan kita akan melihat apa yang terjadi di jam berikutnya," kata Kirby. Dia menambahkan, AS prihatin dengan rumor akan adanya eksekusi warga sipil oleh tentara Suriah di Aleppo.
Dalam konferensi pers di Washington, juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kirby mengatakan, jika kesepakatan tersebut benar-benar sudah tercapai, maka AS dengan senang hati menyambutnya.
"Jika benar dan telah terjadi pengaturan gencatan senjata yang tidak hanya menghentikan pemboman dan kekerasan, tetapi memungkinkan orang untuk dengan aman meninggalkan Aleppo, kami akan menyambut itu," ucap Kirby, seperti dilansir Itar-tass pada Rabu (14/12).
Namun, dia juga menyebut pihaknya tidak bisa mengkonfirmasi kesepakatan apapun di Aleppo karena ia tidak memiliki informasi tentang pembicaraan antara Moskow dan Ankara mengenai hal ini.
"Kita akan menilai tindakan, bukan kata-kata. Apa yang kami inginkan adalah perdamaian, bukan janji. Dan kita akan melihat apa yang terjadi di jam berikutnya," kata Kirby. Dia menambahkan, AS prihatin dengan rumor akan adanya eksekusi warga sipil oleh tentara Suriah di Aleppo.
(esn)