Kerry Desak Rusia dan Suriah Berlakukan Gencatan Senjata di Aleppo

Sabtu, 10 Desember 2016 - 21:37 WIB
Kerry Desak Rusia dan...
Kerry Desak Rusia dan Suriah Berlakukan Gencatan Senjata di Aleppo
A A A
PARIS - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyerukan Rusia dan rezim Suriah untuk mengambil langkah-langkah ke arah menemukan solusi politik untuk konflik di Suriah. Ia mendesak diberlakukannya gencatan senjata dan mengatakan jatuhnya Aleppo tidak akan berarti mengakhiri perang.

Kerry mengatakan Suriah dan Rusia harus memberikan jaminan kepada pejuang oposisi di Aleppo mereka tidak akan "dibariskan untuk dibantai" jika ada gencatan senjata. Hal itu dikatakannya dalam pidato bernada keras setelah pertemuan para menteri luar negeri di Paris seperti dikutip dari CNN, Sabtu (10/12/2016).

Berbicara bersama para menteri luar negeri Perancis, Jerman dan Qatar, Kerry mengatakan warga sipil harus diberikan perjalanan yang aman dari Aleppo dan bantuan kemanusiaan diizinkan masuk. Kerry mengatakan ada "jalan ke depan" tapi akan bergantung pada rezim Suriah dan pendukung kuatnya, Rusia, memberikan pemberontak keyakinan mereka bisa meninggalkan Aleppo dengan aman.

"Banyak pilihan bagi mereka saat ini adalah: mati di Aleppo atau mati di Idlib. Itu adalah jalan yang mereka lihat untuk dipilih," kata Kerry menggambarkan situasi yang dihadapi pemberontak Suriah.

"Dan menurut saya bahwa rezim Suriah dan Rusia memiliki tanggung jawab mendasar di sini bahwa jika mereka ingin mencoba efek transisi dan penghentian permusuhan dengan mengizinkan orang untuk bergerak, mereka harus memberikan jaminan dan memungkinkan jaminan menempatkan mereka ke tempat yang semestinya guna memastikan mereka tidak akan dibariskan untuk dibantai," kata Kerry.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
2 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
3 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
4 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
5 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
6 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
7 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved