Politisi Anti Islam Belanda Divonis Bersalah dalam Kasus Ucapan Kebencian

Jum'at, 09 Desember 2016 - 19:07 WIB
Politisi Anti Islam...
Politisi Anti Islam Belanda Divonis Bersalah dalam Kasus Ucapan Kebencian
A A A
AMSTERDAM - Pengadilan Belanda menjatuhkan hukuman kepada politis anti Islam Geert Wilders terkait kasus ucapan kebencian. Wilders dinyatakan bersalah atas pidatonya terhadap warga Maroko dalam sebuah kampanye dua tahun lalu.

Wilders menjadi pesakitan setelah dalam sebuah kampanyenya pada 2014 lalu mengucapkan kata-kata yang dianggap mengandung kebencian. Kala itu dalam sebuah pertemuan di sebuah kafe di Den Haag, Wilders bertanya kepada para pendukungnya apakan menginginkan lebih banyak warga Maroko atau lebih sedikit. Pertanyaan ini memicu yel-yel "Sedikit! Sedikit! Sediki!". Wilders pun menjawab, "Kami akan mengurusnya."

Wilders menyebutnya hal itu sebagai kebebasan berbicara namun hakim menyanggah hal itu. "Kebebasan berbicara adalah fondasi masyarakat demokratis. Namun kebebasan berbicara dapat dibatasi, misalnya melindungi hak-hak dan kebebasan orang lain, dan tentang itulah yang terjadi saat ini," kata Hakim Ketua Hendrik Steenhuis seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (9/12/2016).

Meski begitu, Steenhuis menyatakan pengadilan tidak akan memaksakan hukuman yang dijatuhkan kepada Wilders. Pengadilan hanya memerintahkan Jaksa untuk mendenda Wilders USD5.300.

Menanggapi hal iti, Wilders menyebut vonis yang dijatuhkan kepadanya adalah sebuah hal yang gila. Ia mengatakan bahwa ia telah dihukum oleh 3 hakim yang membenci partainya.

Wilders sendiri tidak menghadiri sidang tersebut. Namun ia sempat bersumpah hukuman tersebut tidak akan menghentikannya. "Apapun putusannya, saya akan terus berbicara kebenaran tentang masalah Maroko, dan tidak ada hakim, politisi, atau teroris yang akan menghentikan saya," cuitnya di Twitter sesaat sebelum putusan hakim dijatuhkan.
(ian)
Berita Terkait
Ratu Belanda Maxima...
Ratu Belanda Maxima Kunjungi Indonesia, Ini Rangkaian Agendanya
Belanda Kembalikan 478...
Belanda Kembalikan 478 Harta Karun yang Pernah Dijarah saat Penjajahan ke Indonesia
Polandia Vs Belanda:...
Polandia Vs Belanda: The Oranye Menang 2-1!
Belanda Memiliki 300.000...
Belanda Memiliki 300.000 Harta Karun yang Dijarah dari Negeri Jajahan
5 Negara Bekas Jajahan...
5 Negara Bekas Jajahan Belanda, Nomor 2 Banyak yang Fasih Bahasa Jawa
Kisah Idjon Djanbi,...
Kisah Idjon Djanbi, Bule yang Jadi Komandan Pertama Kopassus
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
4 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
6 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
6 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
7 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
8 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved