Rusia Ancaman Nomor Satu bagi AS karena Senjata Nuklir

Senin, 05 Desember 2016 - 16:46 WIB
Rusia Ancaman Nomor...
Rusia Ancaman Nomor Satu bagi AS karena Senjata Nuklir
A A A
WASHINGTON - Para pejabat Pentagon kembali menegaskan bahwa Rusia jadi ancaman nomor satu yang dihadapi Amerika Serikat (AS). Salah satu pertimbangannya karena aspek senjata nuklir Rusia yang menyaingi AS.

Langkah presiden terpilih AS Donald John Trump yang berjanji akan memperbaiki hubungan dengan Rusia akan menjadi pereda kekhawatiran Washington.

”Rusia adalah ancaman nomor satu terhadap AS. Kami memiliki sejumlah ancaman yang kami hadapi, tapi Rusia bisa, karena aspek nuklir, ancaman eksistensial terhadap AS,” kata Sekretaris Angkatan Udara AS Deborah James kepada Reuters di Reagan National Defense Forum.

Selain senjata nuklir, manuver pesawat jet tempur Rusia yang berbahaya juga membuat AS khawatir. Dugaan serangan cyber oleh hacker Rusia turut jadi bahan pertimbangan untuk mengategorikan Rusia sebagai ancaman utama bagi AS.

Kekhawatiran Deborah James digemakan oleh Kepala Operasi Angkatan Laut Laksamana John Richardson dan beberapa pejabat Pentagon lain. Menurut mereka, perilaku Rusia semakin agresif.

Richardson mengatakan kepada Reuters bahwa peningkatan aktivitas angkatan laut Rusia sedang berlangsung di seluruh dunia. Dia mencontohkan penyebaran armada tempur Rusia ke Mediterania, penembakan rudal dari kapal di Laut Kaspia, peningkatan kegiatan kapal selam di Atlantik utara, dan kehadiran angkatan laut Rusia yang tumbuh di Pasifik.

Menurut Richardson, manuver pesawat jet tempur yang berjarak 30 kaki di atas kapal AS beberapa waktu lalu menjadi bukti perilaku Rusia yang tidak menentu. ”Ini semua untuk konsumsi publik," kata Richardson, yang mengklaim bahwa kapal Rusia sering memfilmkan pertemuan dengan kapal AS yang kemudian diedit untuk membuat kapal AS yang seolah-olah salah.

Washington dan Moskow, kata dia, memiliki kesepakatan untuk membatasi dan mendiskusikan insiden di laut, tapi itu kesepakatan itu hanya memiliki dampak terbatas, yakni hanya membatasi pada insiden tersebut.

”Komunikasi yang lebih dengan Rusia akan menjadi hal yang berharga,” kata Richardson, yang dilansir Senin (5/12/2016). Dia mencatat bahwa dialog antara perwira angkatan laut AS dan Rusia telah berhenti sejak reunifikasi Rusia dengan Crimea tahun 2014.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
55 menit yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
1 jam yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
2 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
3 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
4 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
6 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved