'Ratu Mariyuana' Corby Tinggalkan Indonesia Mei Nanti

Minggu, 20 November 2016 - 05:41 WIB
Ratu Mariyuana Corby...
'Ratu Mariyuana' Corby Tinggalkan Indonesia Mei Nanti
A A A
JAKARTA - Schapelle Corby, wanita asal Australia yang dijuluki sebagai “ratu mariyuana” dilaporkan akan meninggalkan Indonesia pada Mei tahun depan. Corby yang dihukum atas tuduhan menyelundupkan 4,1 kg mariyuana ke Bali bebas bersyarat tahun 2014 di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam ketentuan bebas bersyaratnya, Corby harus tetap di Indonesia beberapa bulan setelah bebas dari penjara di Bali untuk pengawasan. Waktu dalam ketentuan itu kini hanya tersisa enam bulan.

Media Austalia, Daily Telegraph, pada Minggu (20/11/2016) mengutip pejabat imigrasi Indonesia mengatakan Corby akan dideportasi ke Australia pada 27 Mei 2017, setelah 12 tahun di Bali.

Corby dijatuhi hukuman 20 tahun penjara pada tahun 2005. Dia pernah protes dan mengaku tidak bersalah selama persidangan. Dia mengaku tidak tahu tentang mariyuana yang ditemukan di dalam tas bodyboard-nya.

Perempuan Australia ini pernah mengajukan banding tapi ditolak oleh Mahkamah Agung. Pada 2010, Corby mengajukan grasi kepada Presiden Yudhoyono dengan alasan memiliki penyakit mental. Namun, upaya Corby saat itu tidak berhasil.

Namun, pada Februari 2014, Corby diberikan pembebasan bersyarat setelah menjalani beberapa tahun penjara. Corby adalah warga Australia pertama yang diberikan pembebasan bersyarat.

Saudaranya, Mercedes, yang tinggal di Bali sejak Corby mendapat pembebasan bersyarat, mengatakan, bahwa pihak keluarga semula tidak yakin Corby bisa pulang ke Australia. Namun, Mercedes meyakinkan bahwa saudaranya itu benar-benar bisa meninggalkan Indonesia tahun depan. ”Dia akan datang dan duduk di sini dan mungkin minum bir,” kata Mercedes.
(mas)
Berita Terkait
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
7 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
8 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
9 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
10 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
11 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
12 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved