Rusia Bantah Putin dan Trump Akan Bertemu Sebelum Inagurasi
Selasa, 15 November 2016 - 21:41 WIB
Rusia Bantah Putin dan Trump Akan Bertemu Sebelum Inagurasi
A
A
A
MOSKOW - Rusia membantah soal kemungkinan adanya pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelum inagurasi Trump. Upacara pengangkatan Trump dijadwalkan akan berlangsung pada akhir Januari mendatang.
Ini merupakan respon dari pernyataan yang dilontarkan oleh Trump. Sebelumnya Trump menyatakan ingin melakukan pertemuan dengan Putin dalam waktu dekat dan bila dimungkinkan pertemuan itu akan digelar sebelum inagurasi.
"Tidak ada kesepakatan untuk melakukan pertemuan dengan Trump sebelum tanggal 20 Januari dalam percakapan telepon antara Putin dan Trump," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov seperti dilansir Reuters pada Selasa (15/11).
Sebelumnya, dalam percakapan telepon yang dilakukan Putin dan Trump semalam itu, keduanya sepakat untuk melakukan kerjasama dalam memberantas terorisme.
“Putin dan Trump telah sepakat untuk bekerja guna menyalurkan hubungan bilateral dalam kerjasama yang konstruktif, untuk menggabungkan upaya guna mengatasi terorisme internasional dan ekstremisme, dan untuk terus menjaga kontak melalui telepon dan bekerja menuju pertemuan secara pribadi,” kata Kremlin dalam sebuah pernyataan.
"Pentingnya menciptakan dasar yang kokoh untuk hubungan bilateral telah digarisbawahi, terutama dengan mengembangkan komponen perdagangan-ekonomi,” lanjut pernyataan Kremlin.
Ini merupakan respon dari pernyataan yang dilontarkan oleh Trump. Sebelumnya Trump menyatakan ingin melakukan pertemuan dengan Putin dalam waktu dekat dan bila dimungkinkan pertemuan itu akan digelar sebelum inagurasi.
"Tidak ada kesepakatan untuk melakukan pertemuan dengan Trump sebelum tanggal 20 Januari dalam percakapan telepon antara Putin dan Trump," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov seperti dilansir Reuters pada Selasa (15/11).
Sebelumnya, dalam percakapan telepon yang dilakukan Putin dan Trump semalam itu, keduanya sepakat untuk melakukan kerjasama dalam memberantas terorisme.
“Putin dan Trump telah sepakat untuk bekerja guna menyalurkan hubungan bilateral dalam kerjasama yang konstruktif, untuk menggabungkan upaya guna mengatasi terorisme internasional dan ekstremisme, dan untuk terus menjaga kontak melalui telepon dan bekerja menuju pertemuan secara pribadi,” kata Kremlin dalam sebuah pernyataan.
"Pentingnya menciptakan dasar yang kokoh untuk hubungan bilateral telah digarisbawahi, terutama dengan mengembangkan komponen perdagangan-ekonomi,” lanjut pernyataan Kremlin.
(esn)