PM Irak Kecam Laporan Amnesty Internasional

Jum'at, 11 November 2016 - 06:52 WIB
PM Irak Kecam Laporan...
PM Irak Kecam Laporan Amnesty Internasional
A A A
BAGHDAD - Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, menuduh lembaga pengawas hak asasi terkemuka Amnesty Internasional (AI) telah menerbitkan laporan palsu tentang situasi di Mosul. Laporan tersebut mengekspos penduduk lokal dalam kondisi berbahaya.

Sebelumnya, AI menurunkan laporan yang menyatakan para pejuang mengenakan seragam Polisi Federal Irak telah menyiksa dan melakukan tindakan extrayudisial dengan mengeksekusi warga di desa-desa yang berhasil di rebut dari ISIS di sebelah selatan Mosul. AI pun mendesak pemerintah Irak untuk menyelidiki laporan-laporan ini.

Lembaga pengawas yang berbasis di London, Inggris, itu juga menambahkan bahwa mereka juga dengan sengaja membunuh tawanan dan individu yang tidak berdaya lainnya yang dilarang oleh Hukum Humaniter Internasional dan dianggap sebagai kejahatan perang.

"Presiden dari dewan menteri Dr. Haider al-Abadi menyatakan terkejut tentang laporan Amnesty Internasional mengenai pembunuhan yang terjadi di Mosul dan menyampaikan informasi palsu bahwa itu adalah pasukan pemerintah. Yang benar adalah warga setempat yang tewas merupakan militan ISIS," bunyi pernyataan Abadi yang diposting di akun Facebooknya seperti dikutip dari Sputniknews, Jumat (11/11/2016).

Menurut Abadi, Irak menganggap lembaga pengawas itu bertanggung jawab penuh untuk ancaman yang membahayakan keamanan warga Mosul karena laporan tersebut membuat warga mengungsi dari rumah mereka.

Pada tanggal 17 Oktober, Abadi mengumumkan peluncuran operasi untuk merebut kembali kota Mosul dari kelompok teroris Negara Islam (IS atau Daesh dalam bahasa Arab). Hingga saat ini, pasukan Irak telah berhasil memasuki wilayah timur Mosul dan berencana untuk bergerak ke wilayah selatan untuk memberikan tekanan kepada ISIS.
(ian)
Berita Terkait
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
ISIS Masih Kuat, NATO...
ISIS Masih Kuat, NATO akan Kirim 3.500 Pasukan Tambahan ke Irak
Warga Irak Sambut Paus...
Warga Irak Sambut Paus Fransiskus di Bekas Pertahanan ISIS
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
Berita Terkini
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
48 menit yang lalu
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
1 jam yang lalu
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
2 jam yang lalu
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
4 jam yang lalu
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
5 jam yang lalu
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
6 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved