Hillary Bebas Dakwaan Skandal Email, Trump Kesal

Senin, 07 November 2016 - 18:41 WIB
Hillary Bebas Dakwaan...
Hillary Bebas Dakwaan Skandal Email, Trump Kesal
A A A
WASHINGTON - Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump mengungkapkan kekesalannya terhadap putusan FBI terkait skandal email Hillary Clinton. FBI menyebut Hillary tidak bersalah dalam hal ini.
Di hadapan pendukungnya, ia menyebut Hillary dilindungi oleh sebuah sistem yang cacat. Trump menuturkan, mustahil bagi FBI memeriksa ratusan ribu email hanya dalam waktu sepekan, dan keputusan yang dibuat tidaklah objektif.
"Sekarang, dia (Hillary) dilindungi oleh sistem yang juga telah dicurangi. Ini adalah sistem yang benar-benar dicurangi," kata Trump saat melakukan kampanye di Michigan.
"Anda tidak bisa meninjau 650.000 email baru dalam delapan hari. Anda tidak bisa melakukannya, tidak ada yang bisa," sambung pengusaha nyentrik tersebut, seperti dilansir Huffington Post pada Senin (7/11).
Direktur FBI James Comey mengatakan kepada Kongres AS, penyelidikan terbaru soal skandal email Hillary telah disimpulkan, dan kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat itu bebas dakwaan.
Comey mengatakan, timnya telah bekerja sepanjang waktu, mempelajari email pada laptop milik suami dari seorang pembantu terdekat Hillary. Kesimpulannya, FBI tidak mengubah keputusan penyelidikan sebelumnya yang menyatakan Hillary “bersih” dari skandal email.
(esn)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Berita Terkini
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
1 jam yang lalu
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
1 jam yang lalu
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
2 jam yang lalu
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
3 jam yang lalu
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
4 jam yang lalu
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved