Duterte Sebut AS Monyet setelah Tolak Jual Senjata pada Filipina

Kamis, 03 November 2016 - 00:17 WIB
Duterte Sebut AS Monyet...
Duterte Sebut AS Monyet setelah Tolak Jual Senjata pada Filipina
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengecam Amerika Serikat (AS) dengan menyebutnya sebagai “monyet” setelah negara tersebut menolak menjual 26 ribu senapan kepada Filipina seperti rencana semula. Duterte mengatakan Manila bisa berpaling ke Rusia atau China untuk mendapatkan pasokan senjata.

”Lihatlah monyet ini, 26 ribu senjata api ingin kita beli, mereka tidak ingin menjual,” kata Duterte dalam pidato yang disirakan stasiun televisi Filipina pada hari Rabu (2/11/2016).

”Anak pelacur, kami memiliki banyak senjata buatan sendiri di sini. Ini Amerika yang bodoh,” katanya lagi seperti dikutip Reuters.

Menurut Presiden Duterte, Filipina bisa menemukan pasokan senjata dari negara lain jika AS menolak untuk bekerjasama.

”Rusia, mereka mengundang kita. China juga. China terbuka, apa pun yang Anda inginkan, mereka mengirimi saya brosur dan mengatakan kita bisa memilih di sana,” ujarnya. ”Tapi saya menunda.”

Pemimpin Filipina ini memiliki reputasi untuk menjelek-jelekkan orang Amerika dengan ucapan kotor. Alasannya, AS sudah memperlakukan dirinya secara kasar.

Duterte mengaku bahwa dulu dia memiliki kepercayaan terhadap Washington. Namun, baru-baru ini dia kehilangan rasa hormat pada Amerika.

Filipina dan AS sudah lebih dari 60 tahun bersekutu. Namun, Duterte mulai mengumbar rasa tidak sukanya pada AS setelah Washington mengkritik perang melawan narkoba yang memakan banyak korban jiwa.

Departemen Luar Negeri AS menghentikan penjualan senapan serbu M4 ke polisi Filipina setelah Senator Demokrat Ben Cardin berjanji untuk menentang langkah penjualan senjata tersebut. Senator itu mengecam pelanggaran HAM dalam perang melawan narkoba di Filipina yang dikobarkan Duterte.
(mas)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Media Amerika Serikat:...
Media Amerika Serikat: Vietnam Berisiko Gagal, Timnas Indonesia Punya Tugas Mudah
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
Menhan Filipina Mengaku...
Menhan Filipina Mengaku Didesak China Hentikan Tinjauan Pakta Pertahanan dengan AS
AS-Filipina Gelar Pertemuan...
AS-Filipina Gelar Pertemuan Soal Perjanjian Pertahanan, China Waspada
Duterte Gantung Nasib...
Duterte 'Gantung' Nasib Perjanjian Kunjungan Pasukan AS
Berita Terkini
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
2 jam yang lalu
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
3 jam yang lalu
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
11 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
12 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
13 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved