Izinkan Pengerahan 330 Marinir AS, Norwegia Target Nuklir Rusia

Selasa, 01 November 2016 - 04:31 WIB
Izinkan Pengerahan 330...
Izinkan Pengerahan 330 Marinir AS, Norwegia Target Nuklir Rusia
A A A
MOSKOW - Norwegia telah diperingatkan keras oleh politisi senior Rusia bahwa negara itu bisa jadi target serangan nuklir Rusia setelah mengizinkan pengerahan 330 marinir Amerika Serikat (AS) di wilayahnya. Pengerahan ratusan marinir AS itu dianggap sebagai ancaman militer langsung terhadap Rusia.

Peringatan itu disampaikan Frants Klintsevich, Wakil Ketua Komite Pertahanan dan Keamanan Parlemen Rusia, dalam wawancaranya dengan channel Rusia, TV2.

Norwegia bergabung dengan NATO pada tahun 1949 dengan jaminan tidak akan mengizinkan pasukan asing ditempatkan di sana. “Ini sangat berbahaya untuk Norwegia dan Norwegia,” ujarnya mengacu pada izin penyebaran 330 marinir AS di Norwegia.

”Bagaimana kiami harus bereaksi terhadap ini? Kami sebelumnya tidak pernah memasang Norwegia pada daftar target untuk senjata strategis kami. Tetapi jika ini berkembang, penduduk Norwegia akan menderita,” ujarnya.

”Karena kami perlu bereaksi terhadap ancaman militer definitif. Dan kami memiliki hal-hal untuk bereaksi terhadap itu, saya mungkin juga mengatakan seperti itu,” lanjut dia, yang dikutip semalam (31/10/2016).

Namun, Menteri Pertahanan Norwegia, Ine Eriksen Soreide, telah menolak kritik Rusia. Dia mengatakan bahwa penyebaran 330 marinir AS di dekat Trondheim—sekitar 700 mil dari perbatasan Rusia—hanya uji coba yang akan dipertimbangkan kembali pada tahun depan.

“Tidak ada alasan objektif bagi Rusia untuk bereaksi terhadap ini. Tetapi Rusia bereaksi pada saat dengan cara yang sama terhadap hampir semua negara-negara NATO,” katanya.

Komandan Korps Marinir AS untuk Eropa dan Afrika, Mayor Jenderal Niel Nelson, mengatakan bahwa penyebaran ratusan marinir itu akan memberikan kesempatan bagi korps untuk berlatih langsung dengan pasukan Norwegia.

”Setelah merotasi kehadiran (militer) di Norwegia akan meningkatkan kemampuan kolektif dari dua kekuatan kami untuk bekerja sama” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir AS...
Kapal Induk Nuklir AS Menuju Norwegia, Rusia Murka
Tolak Tawaran AS, Norwegia...
Tolak Tawaran AS, Norwegia Pilih Beli Kapal Perang Inggris Rp222 Triliun
Bahaya bagi Rusia, Ukraina...
Bahaya bagi Rusia, Ukraina Dipasok 160 Rudal Hellfire Berpemandu Laser AS
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Jet Tempur Rusia Cegat...
Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat AS dan Norwegia di Atas Laut Barents
Berita Terkini
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
1 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
1 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
3 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
4 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
5 jam yang lalu
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
6 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved