Tradisi Terhenti, Jenazah Raja Thailand Tak Dimasukkan ke Guci Emas

Sabtu, 29 Oktober 2016 - 16:51 WIB
Tradisi Terhenti, Jenazah...
Tradisi Terhenti, Jenazah Raja Thailand Tak Dimasukkan ke Guci Emas
A A A
BANGKOK - Jenzah Raja Thailand Bhumibol Adulyadej tidak akan dimasukkan ke guci emas setelah dikremasi nanti. Hal ini berbeda dengan tradisi sebelumnya, di mana jenazah para bangsawan Thailand yang sudah dikremasi, abunya dimasukkan ke guci emas.

Terhentinya tradisi kuno Thailand itu dikonfirmasi para pejabat Grand Palace (istana Thailand), pada Sabtu (29/10/2016). Menurut mereka, jenazah Raja Bhumibol akan ditempatkan di peti mati dengan guci di dekatnya sebagai simbolis.

Belum jelas kapan kremasi jenazah Raja Bhumibol dilangsungkan. Sebelum ritual kremasi dilangsungkan, puluhan ribu warga Thailand berkumpul di sekitar Grand Palace.

Mereka berharap bisa memberikan penghormatan terakhir, karena meyakini jenazah raja mereka akan dikremasi dan dimasukkan ke guci seperti tradisi yang sudah berlangsung di negara itu.

Raja Bhumibol, 88, meninggal dunia pada 13 Oktober 2016 setelah memerintah selama tujuh dekade. Pemerintah junta militer yang memimpin Thailand telah menyatakan periode berkabung selama setahun untuk menghormati Raja Bhumibol, yang secara resmi dikenal sebagai Rama IX.

Banyak warga Thailand mengenakan busana hitam saat tiba di istana untuk memberikan penghormatan. Wakil juru bicara polisi Thailand, Mayjen Sonpol Wattanachai kepada Reuters mengatakan, sekitar 80.000 pelayat tiba di istana pada hari Sabtu pagi.

Menurut pihak berwenang Thailand, rata-rata 10.000 pelayat diizinkan memasuki Dusit Maha Prasat Throne Hall, di dalam istana, setiap harinya.

”Saya siap sekarang untuk masuk dan memberi penghormatan terakhir kepada raja kami, karena ini akan menjadi yang terakhir kalinya bagi kami untuk mengungkapkan kesedihan kami,” kata seorang pelayat, Waewwan Iimsud, 42, yang antre untuk memasuki aula.

Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn, 64, belum bersedia naik takhta karena meminta waktu untuk berkabung. Namun, Perdan Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha—mantan pemimpin junta militer—mengatakan waktu berkabung Putra Mahkota bisa berlangsung hingga 15 hari.

Sedangkan penobatan Putra Mahkota sebagai Raja Thailand tidak dapat berlangsung sampai jenazah Raja Bhumibol dikremasi, yang kemungkinan dilakukan setelah setahun.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
11 menit yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
1 jam yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
1 jam yang lalu
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
2 jam yang lalu
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
2 jam yang lalu
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
2 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved