Sebut ISIS Siapkan Serangan ke Barat, Jenderal AS Serukan Gempur Raqqa

Jum'at, 28 Oktober 2016 - 06:41 WIB
Sebut ISIS Siapkan Serangan...
Sebut ISIS Siapkan Serangan ke Barat, Jenderal AS Serukan Gempur Raqqa
A A A
WASHINGTON - Jenderal senior Amerika Serikat (AS) menyatakan ISIS tengah merencanakan serangan terhadap Barat dari markasnya di Raqqa, Suriah. Ia pun menyatakan pentingnya pasukan koalisi untuk merebut kembali kota itu.

"Kita tahu rencana ini dan perencanaan yang berasal dari Raqqa. Kami pikir kami punya kemampuan untuk sampai ke Raqqa secepatnya," kata komandan tertinggi militer AS di Irak, Letnan Jenderal Stephen Townsend, seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (28/10/2016).

Townsend lantas mengungkapkan saat pasukan AS memberikan dukungan kepada pasukan Kurdi dan Arab untuk merebut Manbij dari tangan ISIS pada Agustus lalu, pihaknya menemukan link ke individu dan rencana serangan ke Prancis, AS, dan negara Eropa lainnya.

"Kami tahu bahwa ini terjadi di Raqqa juga dan jadi saya pikir itu sebabnya penting untuk pergi ke Raqqa," katanya.

Dia mengatakan, serangan itu akan datang dalam tiga tahap. Pertama koalisi pimpinan AS akan melanjutkan serangan udara pada kelompok komando dan kontrol serta posisi tempur seperti yang mereka telah lakukan selama beberapa bulan. Tahap kedua, yang katanya akan berlangsung dalam beberapa minggu, akan mengepung kota dengan pasukan Kurdi dan Arab yang dikenal sebagai Pasukan Demokratik Suriah.

Ketiga akan menyerbu kota. Mereka berharap untuk menggunakan pasukan Suriah Arab untuk membatasi jatuhnya korban sektarian mengingat kota itu adalah rumah bagi kaum Muslim Sunni.

Townsend mengakui bahwa serangan darat untuk merebut kembali Raqqa harus dipenuhi secara politik. Turki mengatakan bahwa Suriah Kurdi seharusnya tidak mengambil bagian dalam operasi itu, sambil bersikeras jika pasukannya harus terlibat.

"Saya berharap untuk orang-orang Arab untuk membebaskan Raqqa, tidak Kurdi," kata salah satu aktivis di Raqqa. Ketika ditanya apa yang dia pikir jika Turki menawarkan bantuan, ia menambahkan: "Jika Raqqa dibebaskan oleh Sunni dengan bantuan setan, maka tidak ada masalah."
(ian)
Berita Terkait
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Mengapa AS dan Aliansinya...
Mengapa AS dan Aliansinya Gagal Membendung Kebangkitan ISIS di Timur Tengah?
Jadi Komandan Batalion...
Jadi Komandan Batalion Perempuan ISIS, Mama Muda Diciduk FBI
Suriah Murka! Sebut...
Suriah Murka! Sebut Serangan AS Bagian dari Agenda Bermusuhan
Berita Terkini
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
12 menit yang lalu
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
57 menit yang lalu
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
1 jam yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
3 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
4 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved