NATO Cari Cara Redam Penyebaran Militer Rusia

Jum'at, 28 Oktober 2016 - 03:26 WIB
NATO Cari Cara Redam...
NATO Cari Cara Redam Penyebaran Militer Rusia
A A A
BRUSSELS - Pejabat NATO mengatakan penyebaran profil tinggi militer yang dilakukan Presiden Vladimir Putin bertujuan untuk menunjukkan kekuatan Rusia di setiap konfrontasi global dengan Barat. Namun, NATO berusaha untuk tidak terpancing dengan tindakan Moskow.

Komandan Amerika Serikat (AS) untuk NATO, Curtis Scaparrotti mengatakan bahwa lebih dari 120 ribu tentara Rusia mengambil bagian dalam latihan bulan September. Puncak latihan ini adalah dengan penembakan rudal yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

"Tantangan utama adalah bukanlah peristiwa individu atau penyebaran. Ini adalah gambaran keseluruhan di mana kita melihat peningkatan substansial dalam kemampuan Rusia di laut, di udara, dan di darat, latihan dengan pola yang agresif," kata Sekjen NATO Jens Stoltenberg, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (28/10/2016).

Stoltenberg menolak mengatakan secara terbuka tujuan keseluruhan tindakan Rusia. Namun Scaparrotti, yang juga seorang jenderal Angkatan Darat AS, mengatakan Rusia tengah mencari atau yang dalam istilah militer disebut 'dominasi eskalasi'.

Namun duta besar Rusia untuk NATO, Alexander Grushko mengatakan, adalah Barat sendiri yang mengancam keamanan Eropa bukan Moskow. "Aliansi ini lebih terfokus pada pengembangan dan mendalami kebijakan militer yang komprehensif dan pengamanan dari politik Rusia. Vektor ini menjadi bertambah dan bertambah lagi dalam jangka panjang," katanya.

Laksamana James Foggo, yang mengepalai armada Angkatan Laut AS di Eropa, mengatakan ia berharap Moskow bereaksi negatif ketika Washington menempatkan situs pertahanan rudal di Polandia pada akhir November. AS mengatakan fasilitas tersebut untuk menangkal serangan rudal balistik dari Iran, bukan Rusia.

Foggo mengatakan AS akan tetap mengawasi kebangkitan angkatan laut Rusia seperti pengiriman kapal induk ke Mediterania, armada enam kapal selam yang direncanakan di sebar di Laut Hitam, dan Moskow berusaha menunjukkan kehadiran Rusia lebih aktif di Laut Baltik. "Mereka menggunakan semua alat-alat yang mereka miliki ini untuk meningkatkan efek bahwa mereka tengah berada di medan perang," katanya.
(ian)
Berita Terkait
Jerman Berikan Bantuan...
Jerman Berikan Bantuan Perang untuk Ukraina Sebesar 6,5 Trilyun Rupiah
7.500 Pasukan Gabungan...
7.500 Pasukan Gabungan NATO Gelar Latihan Perang di Pangkalan Militer Jerman
Waspadai Perang Rusia...
Waspadai Perang Rusia Ukraina, NATO Gelar Latihan di Laut Baltik
NATO Peringatkan Rusia:...
NATO Peringatkan Rusia: Patuhi Kewajiban Internasional atau Hadapi Konsekuensinya
NATO Meradang Rusia...
NATO Meradang Rusia Tangguhkan Misi Diplomatik
Terungkap, NATO Sudah...
Terungkap, NATO Sudah Lama Merencanakan Perluasan Wilayah Dekat Rusia
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
50 menit yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
1 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
2 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved