PBB: Serang Upacara Pemakaman, Koalisi Arab Langgar Hukum Internasional

Jum'at, 21 Oktober 2016 - 11:52 WIB
PBB: Serang Upacara...
PBB: Serang Upacara Pemakaman, Koalisi Arab Langgar Hukum Internasional
A A A
NEW YORK - Serangan udara yang dilakukan oleh Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi yang menghantam sebuah upacara pemakaman telah melanggar hukum kemanusiaan internasional. Demikian yang dikatakan tim panel PBB kepada Dewan Keamanan.

Tim panel PBB mengatakan ada dua serangan udara secara beruntun pada 8 Oktober lalu yang menghantam sebuah upacara pemakaman. Upacara itu dihadiri sejumlah tokoh politik dan keamanan kelompok pemberontak Houthi dan pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh.

"Sehubungan dengan serangan udara kedua, bahwa koalisi yang dipimpin Arab Saudi melanggar kewajibannya terkait hors de combat dan terluka dalam serangan double tap," kata tim panel PBB. Dibawah hukum internasional, hors de combat adalah pejuang yang tidak mampu membela diri, terluka, personil dan unit medis seperti dikutip dari Middle East Monitor, Jumat (21/10/2016).

"Serangan udara kedua, yang terjadi 3-8 menit setelah serangan udara pertama, hampir pasti mengakibatkan lebih banyak korban yang sudah terluka dan responden pertama. Responden pertama ini termasuk warga sipil yang segera memasuki daerah itu setelah serangan udara pertama untuk memberikan pertolongan pertama dan mengevakusi korban," jelas tim panel PBB.

Tim panel PBB lantas merekomendasikan agar Dewan Keamanan mempertimbangkan untuk meminta anggota Koalisi Arab berhenti menggunakan serangan "double tap". Koalisi Arab terdiri dari Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, Mesir, Yordania, Maroko, Senegal dan Sudan.

"Tim menemukan bahwa koalisi yang dipimpina Arab Saudi tidak mengambil tindakan pencegahan yang efektif untuk meminimalkan kerugian bagi warga sipil, termasuk responden pertama, dalam serangan kedua," kata tim panel.

Sedikitnya 140 orang tewas dalam serangan udara yang dilakukan oleh pasukan koalisi Arab terhadap sebuah upacara pemakaman. Meski awalnya membantah, Koalisi Arab akhirnya mengakui jika mereka telah melakukan serangan tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Pemberontak Houthi Buka...
Pemberontak Houthi Buka Kembali Penerbangan PBB ke Sanaa
PBB Coret Arab Saudi...
PBB Coret Arab Saudi Cs dari Daftar Hitam Pembunuh Anak-anak Yaman
Sekjen PBB Sambut Insiatif...
Sekjen PBB Sambut Insiatif Saudi Soal Perdamaian Yaman
Iran Beri Tawaran pada...
Iran Beri Tawaran pada PBB, Siap Bantu Akhiri Perang Yaman
Yaman Umumkan Pembentukan...
Yaman Umumkan Pembentukan Pemerintahan Baru
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
57 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
6 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Luncurkan...
Arab Saudi Luncurkan Koalisi Global Mendirikan Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved