Kudeta Landa Negeri Khadafi, Pemimpin Libya Menghilang

Sabtu, 15 Oktober 2016 - 13:52 WIB
Kudeta Landa Negeri...
Kudeta Landa Negeri Khadafi, Pemimpin Libya Menghilang
A A A
TRIPOLI - Upaya kudeta untuk menggulingkan Pemerintah Libya yang didukung PBB berlangsung di Ibu Kota Tripoli sejak Jumat petang. Perdana Menteri (PM) Libya, Fayez al-Sarraj, yang juga menjabat sebagai presiden sementara negara itu “menghilang” dan nasibnya tak diketahui.

Pemerintah Libya (GNA) menuduh mantan PM Khalifa al-Ghwell, sebagai pemimpin kudeta militer di negeri Moammar Khadafi itu. Pemerintah pada Sabtu (15/10/2016) memerintahkan penangkap semua komplotan kudeta, termasuk pemimpinnya, Ghwell.

Komplotan kudeta dilaporkan telah menduduki sejumlah bangunan penting di negara itu, termasuk Hotel Rixos dan gedung-gedung administrasi pemerintah lainnya. Hingga hari ini, para milisi pendukung kudeta masih menguasai bangunan Hotel Rixos.

Ghwell merupakan PM Libya yang digulingkan pada Maret lalu oleh kubu pemerintah saat ini. Para milisi pendukung kudeta menyiagakan truk pickup yang dipasangi senapan mesin di sekitar Hotel Rixos.

Komplotan kudeta dalam sebuah pernyataan mengklaim bahwa GNA saat ini mengalami kekosongan kepemimpinan. Tidak ada yang tahu keberadaan PM Libya Fayez al-Sarraj, namun laporan media menyebut dia berada di negara tetangga, Tunisia.

Jika semua milisi Tripoli muncul dan mendukung kudeta, maka GNA berada dalam bahaya. Selain didukung PBB sebagai pemerintah sah Libya, GNA juga didukung para diplomat Barat, seperti dari Amerika Serikat (AS), Inggris dan Uni Eropa.

Menurut laporan Guardian, belum ada laporan korban jiwa dalam upaya kudeta di Libya. Selain itu, juga belum ada laporan perihal penangkapan terhadap para pelaku kudeta.
(mas)
Berita Terkait
Delapan Kuburan Massal...
Delapan Kuburan Massal Ditemukan di Libya, PBB Serukan Penyelidikan
Mengapa Bencana Banjir...
Mengapa Bencana Banjir di Libya seperti Tsunami?
Satelit Rekam Badai...
Satelit Rekam Badai Mediterania yang Langka Penyebab Banjir Libya
6 Fakta Banjir Mengerikan...
6 Fakta Banjir Mengerikan Libya: 6.000 Orang Tewas, Mayat-mayat Berserakan
Melonjak Tajam, Korban...
Melonjak Tajam, Korban Tewas Banjir Libya Tembus 11.300 Jiwa
Dahsyatnya Banjir Libya,...
Dahsyatnya Banjir Libya, Mayat-mayat Terdampar di Pantai
Berita Terkini
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
59 menit yang lalu
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
1 jam yang lalu
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
3 jam yang lalu
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
4 jam yang lalu
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
5 jam yang lalu
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
6 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved