Duterte Bentuk Gugus Tugas Perlindungan Jurnalis

Kamis, 13 Oktober 2016 - 17:55 WIB
Duterte Bentuk Gugus...
Duterte Bentuk Gugus Tugas Perlindungan Jurnalis
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte dilaporkan telah memerintahkan dibentuknya sebuah gugus tugas khusus untuk melindungi jurnalis, dan menyelidiki serangan terhadap media. Selama ini, Filipina merupakan salah satu negara paling berbahaya bagi jurnalis.
"Sebuah unit khusus yang terdiri dari Menteri kabinet, polisi, pejabat pertahanan dan pengadilan akan menghabiskan satu bulan menyusun inventarisasi kasus luar biasa sebelum mengejar penyelidikan," kata Sekretaris Komunikasi Presiden Martin Andanar.
"Alasan mengapa Presiden menginginkan adanya gugus tugas ini, pertama karena ia peduli dengan Anda, kepada kami. Dan ia percaya pada kebebasan pers," sambungnya dalam brifing di Manila, seperti dilansir Reuters pada Kamis (13/10).
Perintah itu, menurut Andanar, ditandatangani oleh Duterte pada Selasa dan, di dalamnya termasuk pembentukan sebuah panel pengawasan untuk meneliti bukti dan mengumpulkan masukan dari sumber non-pemerintah, seperti kelompok Hak Asasi Manusia dan kelompok wartawan.
"Tim ini juga akan memantau personel media yang sedang dalam bahaya dan menyediakan perlindungan bagi mereka," ungkapnya.
Puluhan jurnalkis telah tewas di Filipina dalam tiga dekade terakhir. Tiga puluh satu wartawan, termasuk di antara 57 orang yang tewas dalam pembantaian tahun 2009 di provinsi selatan Maguindanao saat meliput pemilihan lokal. Kejadian ini disebut sebagai salah satu insiden paling mematikan yang melibatkan media di dunia.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
3 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
7 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
8 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
9 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
10 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
11 jam yang lalu
Infografis
Bentuk Protes Masyarakat...
Bentuk Protes Masyarakat Sintang di Kantor Bupati dan DPRD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved