ISIS Gunakan Drone untuk Membunuh Tentara di Irak

Kamis, 13 Oktober 2016 - 05:59 WIB
ISIS Gunakan Drone untuk...
ISIS Gunakan Drone untuk Membunuh Tentara di Irak
A A A
IRBIL - ISIS telah memperluas metode pembunuhan mereka dengan menggunakan drone berbahan peledak. Hal itu dibuktikan saat mereka menyerang sebuah pos pertahanan Kurdi pada 2 Oktober lalu.

"Serangan drone itu menewaskan dua tentara Peshmerga dan melukai dua personel militer Prancis di utara Mosul," kata seorang perwira tentara Kurdi Peshmerga seperti dikutip dari CNN, Kamis (13/10/2016).

Menurut wartawan CNN, dari serpihan yang ditemukan menunjukkan jika drone yang digunakan merupakan buatan China yang meudah terjangkau dan tersedia di pasaran.

Sementara itu juru bicara pasukan koalisi melawan ISIS pimpinan Amerika Serikat (AS), John Dorrian mengatakan ISIS telah menggunakan drone sejak lama. "Kami telah mendapatkan laporan tentang ISIS menggunakan drone komersil, termasuk untuk kasus di mana mereka telah menggunakannya untuk mengangkut bahan peledak. Ini bukanlah ancaman baru di daerah ini," katanya.

Dorian mengungkapkan, berbeda dengan drone yang digunakan untuk pengamatan, drone yang digunakan ISIS meledak setelah pasukan lokal mengambilnya untuk diperiksa. Meski tidak memberikan ancaman eksistensial dan dampak strategis, pasukan koalisi tetap melakukan tindakan pencegahan terhadap drone ISIS.

"Kami tidak akan membiarkan musuh mengembangkan kemampuan yang mengancam pasukan kami dan kekuatan-kekuatan sekutu serta mitra kami dan meninggalkan ancaman yang belum terselesaikan," katanya.

Dorrian kemudian menyebut pihaknya telah menyiapkan sistem yang disebut Drone Defender dan lain-lain yang mampu mendeteksi, mengidentifikasi, melacak dan mengalahkan ancaman drone.
(ian)
Berita Terkait
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
ISIS Masih Kuat, NATO...
ISIS Masih Kuat, NATO akan Kirim 3.500 Pasukan Tambahan ke Irak
Warga Irak Sambut Paus...
Warga Irak Sambut Paus Fransiskus di Bekas Pertahanan ISIS
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
40 menit yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
4 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
6 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
8 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
8 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved