China Dukung Draft Resolusi Rusia Soal Suriah
Minggu, 09 Oktober 2016 - 13:07 WIB
China Dukung Draft Resolusi Rusia Soal Suriah
A
A
A
NEW YORK - China memberikan dukungannya terhadap rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk Suriah buatan Rusia. China pun menyesalkan jika draft resolusi tersebut tidak diadopsi.
Hal tersebut diungkapkan oleh utusan China untuk PBB Liu Jieyi usai pemungutan suara. "China memberikan suaranya untuk mendukung rancangan resolusi Rusia dan kami menyesal bahwa resolusi itu tidak diadopsi," kata Jieyi seperti dikutip dari Sputniknews, Minggu (9/10/2016).
Utusan China itu memuji rancangan Rusia dan mengatakan resolusi tersebut menyerukan penghentian permusuhan, membuka akses kemanusiaan, meningkatkan perang melawan terorisme dan mendukung utusan khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura.
Liu Jieyi lantas memberikan penjelasan mengapa China memilih abstain terhadap draft yang diajukan Prancis. "Rancangan tersebut tidak mencerminkan penghormatan penuh terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan integritas wilayah Suriah," ungkap Jieyi.
Kedua resolusi itu kemudian diajukan kepada Dewan Keamanan PBB namun tak satu pun dari mereka disahkan. Pasalnya Rusia memveto usulan resolusi Prancis yang mendapat dukungan 11 negara.
Baca juga:
Rusia Memveto Resolusi DK PBB untuk Akhiri Pengeboman di Aleppo
Hal tersebut diungkapkan oleh utusan China untuk PBB Liu Jieyi usai pemungutan suara. "China memberikan suaranya untuk mendukung rancangan resolusi Rusia dan kami menyesal bahwa resolusi itu tidak diadopsi," kata Jieyi seperti dikutip dari Sputniknews, Minggu (9/10/2016).
Utusan China itu memuji rancangan Rusia dan mengatakan resolusi tersebut menyerukan penghentian permusuhan, membuka akses kemanusiaan, meningkatkan perang melawan terorisme dan mendukung utusan khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura.
Liu Jieyi lantas memberikan penjelasan mengapa China memilih abstain terhadap draft yang diajukan Prancis. "Rancangan tersebut tidak mencerminkan penghormatan penuh terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan integritas wilayah Suriah," ungkap Jieyi.
Kedua resolusi itu kemudian diajukan kepada Dewan Keamanan PBB namun tak satu pun dari mereka disahkan. Pasalnya Rusia memveto usulan resolusi Prancis yang mendapat dukungan 11 negara.
Baca juga:
Rusia Memveto Resolusi DK PBB untuk Akhiri Pengeboman di Aleppo
(ian)