Matikan Speaker Khotbah Buddha di Myanmar, Turis Belanda Dipenjara

Jum'at, 07 Oktober 2016 - 07:11 WIB
Matikan Speaker Khotbah...
Matikan Speaker Khotbah Buddha di Myanmar, Turis Belanda Dipenjara
A A A
MANDALAY - Seorang turis asal Belanda, Klaas Haytema, 30, dihukum penjara selama tiga bulan karena mematikan speaker khotbah Buddha di Myanmar. Turis ini merasa terganggu dengan suara speaker saat berusaha untuk tidur.

Haytema, dihukum atas tuduhan melanggar peraturan visa dan tidak menghormati budaya Myanmar. Dia meneteskan air mata saat divonis penjara dan denda 100.000 kyat atau sekitar Rp1 juta.

Turis itu mematikan speaker khotbah pada larut malam karena dia ingin tidur. Dia mengaku tidak menyadari bahwa tindakannya mengganggu ibadah yang membuatnya ditangkap di dekat hotel tempat dia menginap di Mandalay.

Haytema juga dituduh oleh jaksa Buddha sudah melakukan penghinaan dengan tidak melepas sepatu ketika memasuki ruang doa untuk mematikan amplifier.

Media setempat melaporkan bahwa dia telah meminta maaf pada sidang sebelumnya. Namun, hakim pengadilan yang dikutip BBC, semalam (6/10/2016) mengatakan bahwa Haytema jelas bersalah menghina agama.

Di Myanmar yang mayoritas penduduknya beragama Buddha, memperlakukan secara serius setiap tindakan yang dianggap sebagai penghinaan terhadapa agama.

Seorang tokoh masyarakat setempat, Chit San, mengaku menelepon polisi ketika emosi masyarakat berkobar setelah tindakan Haytema.”Kami tidak bisa bernegosiasi damai karena orang-orang marah, jadi kami menelepon polisi untuk mengendalikan situasi. Kami benar-benar tidak ingin dia ditangkap,” katanya.

Laporan lain menyebut para tentara juga terpaksa dipanggil untuk menenangkan warga. Belum jelas apakah Haytema akan mengajukan banding atau tidak atas vonis penjara tiga bulan yang dijatuhkan pengadilan di Myanmar.
(mas)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
47 menit yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
1 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
1 jam yang lalu
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
2 jam yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
3 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved