Pria Asing di Thailand Dimutilasi Jadi 6 Bagian lalu Disimpan di Freezer

Minggu, 25 September 2016 - 06:34 WIB
Pria Asing di Thailand...
Pria Asing di Thailand Dimutilasi Jadi 6 Bagian lalu Disimpan di Freezer
A A A
BANGKOK - Polisi Thailand menangkap tiga orang, yang salah satunya diduga warga Inggris, atas tuduhan memutilasi pria asing dan menyimpan potongan tubuh korban di dalam freezer besar. Tubuh korban dipotong menjadi enam bagian.

Kasus pembunuhan sadis itu terungkap ketika polisi di Bangkok menggerebek bangunan empat lantai di Distrik Phra Khanong yang dicurigai menjadi rumah bagi jaringan pembuat paspor palsu dan narkoba. Penggerebekan berlangsung hari Jumat lalu.

Dalam penggerebekan itu seorang polisi terluka karena para tersangka melawan dengan senjata ketika hendak ditangkap. Polisi menemukan senjata, narkoba dan tubuh pria asing yang sudah dimutilasi dalam bungkusan plastik di freezer besar.

Pada hari Sabtu, polisi memeriksa 12 orang lain yang terkait dengan para tersangka. Pemeriksaan itu untuk mengungkap identitas korban mutilasi dan motif pembunuhan.

Wakil juru bicara kepala polisi setempat, Kolonel Kissana Phathanacharoen, mengatakan ketiga orang telah didakwa melakukan berbagai pelanggaran, seperti menyembunyikan jasad, melawan hukum hingga kepemilikan paspor palsu.

Menurut laporan Bangkok Post yang dikutip Minggu (25/9/2016), dua dari tiga tersangka adalah warga Amerika Serikat (AS) bernama Aaron Thomas Gabel, 33, dan James Douglas Eger, 66. Satu tersangka lainnya, Peter Andrew Colter, 56, diketahui memegang paspor Inggris.

Phathanacharoen mengatakan penemuan jasad yang dimutilasi itu mengerikan. ”Kami berhasil menemukan freezer besar, tubuh (korban) dicincang menjadi bagian-bagian yang berbeda, itu tersembunyi di banyak kantong sampah,” katanya.

Departemen Luar Negeri Inggris, seperti dikutip BBC, mengaku sedang mencari kebenaran laporan soal satu dari tiga tersangka yang disebut berpaspor Inggris. ”Kami sedang mencari informasi lebih lanjut dari pihak berwenang setempat menyusul laporan bahwa seorang warga Inggris telah ditangkap di Thailand,” kata departemen itu melalui seorang juru bicara.

Menurut polisi Thailand, ada enam pistol, methamphetamine, marijuana, paspor, printer dan bahan kimia untuk menyerang petugas yang telah disita.

”Mereka dikenakan pada lima dakwaan termasuk mencoba untuk membunuh seorang pejabat yang bertugas, menolak penangkapan, kepemilikan senjata api dan amunisi ilegal, memalsukan dokumen resmi dan menyembunyikan mayat,” kata Kolonel Chanin Wachirapaneekul, petugas polisi di Phra Khanong.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
8 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
9 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
10 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
11 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
12 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
13 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved