Ikut Perang Narkoba, Polisi Filipina Dihadiahi Masing-masing Rp54 Juta

Minggu, 25 September 2016 - 01:04 WIB
Ikut Perang Narkoba,...
Ikut Perang Narkoba, Polisi Filipina Dihadiahi Masing-masing Rp54 Juta
A A A
MANILA - Para polisi Filipina yang mengambil bagian dalam perang narkoba dan terorisme diberi hadiah uang tunai oleh Presiden Rodrigo Duterte masing-masing 200 ribu peso atau sekitar Rp54 juta. Selain uang tunai, mereka juga dihadiahi medali oleh Duterte.

Pemberian hadiah itu diumumkan Duterte saat berkunjung ke kamp polisi di General Santos dan Cagayan de Oro.

Duterte juga mendesak aparat penegak hukum untuk melanjutkan perang melawan narkoba meski dikritik PBB, Amerika Serikat, Uni Eropa dan kelompok HAM setelah maraknya pembunuhan di luar hukum.

Sejak Duterte menjabat sebagai Presiden Filipina pada 30 Juni 2016, polisi telah menewaskan lebih dari 1.500 tersangka narkoba.

Namun, laporan media jumlahnya korban tewas mencapai dua kali lipat dari klaim polisi. Laporan itu mengacu pada pembunuhan di luar hukum yang bukan di tangan polisi. Para korban tak hanya gembong narkoba tapi juga pengguna.

Duterte memuji kerja polisi Filipina yang sukses dalam perang narkoba, di mana dalam tiga bulan hampir 90 persen pasokan narkoba di negara itu dipangkas.

Dalam pidatonya di General Santos, Duterte bersikeras bahwa banyak pembunuhan terkait perang narkoba bukan kesalahan pemerintah. Sebab, Pemerintah Filipina hanya memberi perintah direktif kepada polisi. Artinya, pembunuhan terhadap penjahat yang dilakukan polisi sah secara hukum.

Menurut Duterte, perintah direktif pada polisi untuk membunuh penjahat berlaku jika penjahat yang bersangkutan menolak diamankan.

”Itu tidak berubah. Jika Anda mengikuti saya, Anda tidak akan memiliki masalah, saya akan mengurus Anda,” kata Duterte, menjamin perlindungan hukum pada polisi yang terlibat perang narkoba, seperti dikutip Philstar, Minggu (25/9/2016).
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
55 menit yang lalu
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
2 jam yang lalu
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
3 jam yang lalu
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
3 jam yang lalu
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
4 jam yang lalu
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved