Perang Narkoba Dikecam UE, Duterte Balas Hujat dengan Kata F

Rabu, 21 September 2016 - 01:48 WIB
Perang Narkoba Dikecam...
Perang Narkoba Dikecam UE, Duterte Balas Hujat dengan Kata F
A A A
DAVAO - Presiden Fiilipina, Rodrigo Duterte, marah setelah perang narkoba Filipina dikecam dan diminta Uni Eropa (UE) agar menghentikan pembunuhan di luar hukum terhadap para tersangka narkoba. Duterte membalas dengan menyebut UE munafik dan menghujat kasar.

”Saya membaca kecaman dari Uni Eropa terhadap saya. Saya akan memberitahu mereka, 'f**k you’,” kata Duterte .

”Anda melakukannya untuk penebusan dosa-dosa Anda,” lanjut Duterte dalam pidato di Davao City, pada hari Selasa.

Duterte mengatakan anggota Uni Eropa telah menjadi ketat terkait perilaku bangsa lain karena perasaan bersalah mereka atas kekejaman yang telah mereka lakukan di masa lalu.

Dia juga menyebut Uni Eropa sebagai orang-orang munafik. Menurut Duterte, kejahatan negara-negara Uni Eropa di masa lalu bisa dilihat di ensiklopedia. Contoh, kata dia, Prancis dan Inggris telah membunuh orang-orang Arab.

”Dan kemudian Uni Eropa sekarang memiliki empedu untuk mengutuk saya. Saya mengulanginya, 'f**k you’,” tegas Duterte, seperti dikutip media Filipina, Inquirer.

Lebih lanjut Duterte meminta orang-orang mempertanyakan siapa yang dibunuh dalam perang narkoba di Filipina. ”Siapa mereka? Penjahat? Anda menyebutnya genosida? Berapa banyak yang mereka bunuh?,” tanya Duterte.
(mas)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
55 menit yang lalu
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
1 jam yang lalu
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
2 jam yang lalu
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
3 jam yang lalu
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
4 jam yang lalu
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved