Cangkok Kepala Manusia, Dokter Ini Ingin Hidupkan Mayat Pakai Listrik

Rabu, 21 September 2016 - 01:17 WIB
Cangkok Kepala Manusia,...
Cangkok Kepala Manusia, Dokter Ini Ingin Hidupkan Mayat Pakai Listrik
A A A
LONDON - Profesor Sergio Canavero, seorang dokter bedah yang berencana melakukan transplantasi atau mencakok kepala manusia pertama di dunia, ingin “menghidupkan kembali” mayat manusia dengan listrik. Lantaran rencananya untuk mencangkok kepala manusia ke tubuh manusia lain itu, Canavero dijuluki “Dr Frankenstein”.

Menurut rencananya, operasi mencangkok kepala manusia itu akan dia lakukan pada Desember 2017. Pasien yang akan menjalani operasi cangkok kepala adalah pria Rusia, Valery Spiridonov, 31, yang mengalami sakit parah pada tubuhnya.

Operasi itu, nantinya akan memindahkan kepala Spiridonov ke tubuh manusia yang. Namun, siapa pendonor tubuh itu sampai saat ini tidak pernah diungkap.

Mayat manusia yang akan dia “hidupkan lagi” dengan listrik tidak lain adalah mayat yang tubuhnya jadi donor untuk operasi cangkok kepala Spiridonov. Rencana itu diungkap Canavero kepada Good Morning Britain, pada hari Selasa.

Ketika berbicara kepada pembawa acara Good Morning Britain; Piers Morgan dan Susanna Reid, Canavero mengatakan bahwa jika upaya “menghidupkan kembali” mayat itu berhasil, maka hal itu akan mengubah kehidupan Spiridonov ini.

Cangkok Kepala Manusia, Dokter Ini Ingin


Tapi Piers menilai ahli bedah saraf ini mengambil risiko besar terhadap pasiennya dibandingkan dengan karya fiksi Dr Frankenstein yang mengklaim menciptakan rakasa dari bagian tubuh.

Dalam sebuah artikel untuk Surgical Neurology International,dokter kontroversial dan rekan-rekannya di Korea Selatan dan China juga membuat perbandingan dengan kisah Frankenstein, di mana listrik digunakan untuk menghidupkan kembali rakasa.

“Sesosok mayat segar mungkin bertindak sebagai proxy untuk subjek hidup selama ada jeda kesempatan (beberapa jam),” kata Canavero.

”Hal ini juga menyiratkan bahwa proses disintegrasi mayat bukan merupakan proses yang langsung. Kami namakan efek ini 'efek Frankenstein',” ujarnya, seperti dikutip Daily Mirror, semalam (20/9/2016).

Spiridonov telah mengajukan diri untuk menjadi orang pertama yang akan menjalani operasi transplantasi kepala. Dia menyadari, proses mengerikan ini berarti memotong kepalanya untuk dipindah ke tubuh orang lain atau pendonor tubuh.

Dokter Canavero mengklaim ada sedikit risiko bahwa pasiennya akan meninggal dalam proses cangkok kepala.

“Kita semua setuju bahwa 90 persen adalah kemungkinan bahwa Valery akan bertahan dalam operasi,” katanya. ”Ada rencana. Kami akan melakukan operasi pada donor yang mengalami mati otak.”
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
1 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
2 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
3 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
6 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
7 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
7 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved